HOME  ⁄  Geopolitik

Vatikan Tegaskan Dukungan terhadap Solusi Dua Negara Palestina-Israel Meski Hadapi Penolakan Politik

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Vatikan Tegaskan Dukungan terhadap Solusi Dua Negara Palestina-Israel Meski Hadapi Penolakan Politik
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Paus Leo XIV menyampaikan berkatnya kepada umat saat Misa Malam Paskah di Basilika Santo Petrus, Vatikan, (4/4/2026). (ANTARA/Anadolu/Riccardo De Luca).)

Pantau - Vatikan menegaskan tetap berkomitmen mendukung solusi dua negara sebagai jalan penyelesaian konflik Palestina-Israel di Timur Tengah, meskipun usulan tersebut menghadapi penolakan dari sejumlah tokoh politik Israel dan dinilai sulit diwujudkan dalam situasi saat ini.

Menteri Luar Negeri Vatikan sekaligus Sekretaris untuk Hubungan dengan Negara-negara dan Organisasi Internasional, Uskup Agung Paul Richard Gallagher, menyampaikan sikap tersebut saat berbicara kepada jurnalis Foreign Press Association di Roma, Italia, Selasa (27/10/2026).

Gallagher menegaskan Takhta Suci akan terus memperjuangkan pembentukan dua negara sebagai bagian dari upaya mencapai penyelesaian konflik di kawasan Timur Tengah.

Menurutnya, penolakan dari sejumlah tokoh oposisi Israel tidak dapat diartikan sebagai berkurangnya dukungan masyarakat internasional terhadap solusi dua negara.

Ia juga mengakui bahwa kondisi politik dan keamanan saat ini masih menjadi hambatan besar bagi penerapan usulan tersebut.

Vatikan Nilai Situasi Politik Israel Hambat Solusi Dua Negara

Gallagher menjelaskan bahwa dinamika politik dalam negeri Israel menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sikap sejumlah tokoh politik terhadap solusi dua negara.

Menurutnya, Israel telah berada dalam suasana kampanye pemilu yang berkepanjangan sehingga sulit mengharapkan politisi oposisi secara terbuka mendukung pembentukan negara Palestina.

Ia menilai penolakan yang muncul dalam situasi politik tersebut tidak mencerminkan sikap keseluruhan komunitas internasional.

Gallagher menegaskan bahwa solusi dua negara masih memperoleh dukungan cukup besar dari berbagai pihak di tingkat internasional.

Meski demikian, ia mengakui situasi yang berkembang saat ini membuat pelaksanaan solusi tersebut belum memungkinkan.

Vatikan tetap mempertahankan dukungannya terhadap penyelesaian konflik melalui pembentukan dua negara meskipun menghadapi berbagai tantangan politik dan keamanan.

Kondisi Tepi Barat dan Gaza Jadi Perhatian Utama

Gallagher juga menyoroti pentingnya perbaikan kondisi di wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyelesaian konflik.

Menurutnya, perubahan situasi di Tepi Barat diperlukan agar langkah menuju solusi dua negara dapat menghasilkan kemajuan yang berarti.

Selain Tepi Barat, persoalan yang berkaitan dengan Jalur Gaza juga harus ditangani dan diselesaikan.

Ia menekankan bahwa kedua wilayah tersebut memiliki peran penting dalam pembahasan penyelesaian konflik Palestina-Israel.

Vatikan memandang bahwa kemajuan menuju perdamaian membutuhkan penanganan terhadap persoalan yang masih berlangsung di wilayah Palestina.

Namun, Gallagher belum memaparkan langkah konkret atau jadwal yang memungkinkan penerapan solusi dua negara dalam waktu dekat.

Vatikan Tidak Berencana Jadi Mediator Langsung Konflik Rusia-Ukraina

Selain membahas situasi Timur Tengah, Gallagher turut menanggapi perkembangan perang antara Rusia dan Ukraina.

Ia mengatakan Vatikan tidak memandang dirinya memiliki peran langsung dalam perundingan gencatan senjata di Oleshky, wilayah Ukraina selatan yang diduduki Rusia.

Gallagher juga menyinggung pertemuan Paus Leo XIV dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Menurutnya, pertemuan tersebut memberikan kesempatan bagi Vatikan untuk menyampaikan pandangannya kepada kedua pihak yang terlibat konflik.

Ia menjelaskan bahwa tidak ada pihak yang meminta Vatikan bertindak secara langsung sebagai mediator maupun fasilitator dalam proses perundingan.

Sebaliknya, pihak-pihak terkait dinilai lebih menginginkan Vatikan mengambil peran yang bersifat mendukung upaya penyelesaian konflik.

Dengan demikian, Vatikan tetap menempatkan dukungan diplomatik sebagai bagian dari keterlibatannya dalam isu perdamaian internasional, baik terkait konflik Palestina-Israel maupun perang Rusia-Ukraina.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026