HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Berencana Larang Istilah Kecerdasan Artifisial, Pemerintah AS Akan Gunakan Sebutan Kecerdasan Super

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Trump Berencana Larang Istilah Kecerdasan Artifisial, Pemerintah AS Akan Gunakan Sebutan Kecerdasan Super
Foto: (Sumber :Arsip - Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat konferensi pers KTT ke-36 NATO di Ankara, Turkiye, (8/7/2026). (ANTARA/Anadolu/Doğukan Keskinkılıç).)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan pemerintahannya akan segera melarang penggunaan istilah kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) karena dinilai tidak akurat, sekaligus mendorong penggunaan istilah kecerdasan super atau super intelligence.

Rencana tersebut disampaikan Trump melalui akun media sosial Truth Social pada Selasa (27/10/2026).

"Dalam waktu dekat, kami akan secara resmi melarang istilah 'AI/kecerdasan artifisial' di semua dokumen terkait dan di semua tempat lain, karena istilah itu tidak akurat," kata Trump dalam unggahannya.

Meski telah mengumumkan rencana tersebut, Trump belum menjelaskan mekanisme pelarangan maupun sanksi yang akan diterapkan terhadap pihak yang tetap menggunakan istilah AI.

Trump Nilai Istilah Kecerdasan Artifisial Tidak Akurat

Trump sebelumnya telah menyampaikan keinginannya mengganti penyebutan teknologi AI dengan istilah kecerdasan super.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidatonya di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 22 September 2026.

Menurut Trump, penggunaan kata artifisial dapat menimbulkan kesan bahwa teknologi tersebut tidak nyata atau sekadar hasil rekaan.

Karena alasan itu, ia menginginkan pemerintah Amerika Serikat menggunakan istilah kecerdasan super sebagai pengganti kecerdasan artifisial.

Trump juga menyatakan pemerintahannya akan memberikan label musuh kepada pihak yang menolak menggunakan istilah kecerdasan super dan tetap memilih istilah kecerdasan artifisial.

Namun, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai cakupan kebijakan tersebut maupun bagaimana penerapannya dalam dokumen pemerintahan dan penggunaan di luar lembaga pemerintah.

Rusia Soroti Rencana Penggantian Istilah AI oleh Amerika Serikat

Rencana Trump untuk mengganti istilah AI mendapat perhatian dari pemerintah Rusia.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Alimov sebelumnya menyampaikan kekhawatiran terhadap langkah Amerika Serikat yang bersikukuh menggunakan istilah kecerdasan super.

"Langkah tersebut selaras dengan strategi AS untuk memperkuat dominasi teknologinya atau 'memenangkan perlombaan AI'," ujar Alimov.

Pernyataan Alimov mengaitkan perubahan istilah tersebut dengan persaingan pengembangan teknologi antara Amerika Serikat dan negara-negara lain.

Hingga Rabu (28/10/2026), pernyataan Trump masih berupa rencana pelarangan dan belum disertai rincian aturan pelaksanaannya.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026