HOME  ⁄  Geopolitik

Demokrat Menang Pemilu Sela dan Kuasai Kongres AS, Donald Trump Mengaku Tak Khawatir Dimakzulkan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Demokrat Menang Pemilu Sela dan Kuasai Kongres AS, Donald Trump Mengaku Tak Khawatir Dimakzulkan
Foto: (Sumber :Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada media sebelum menaiki Marine One di Halaman Selatan Gedung Putih di Washington D.C., Amerika Serikat, Senin (2/10/2026). (ANTARA/Anadolu/Kyle Mazza).)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku tidak khawatir menghadapi kemungkinan pemakzulan setelah Partai Demokrat memenangkan pemilihan umum sela dan merebut kendali Senat serta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS pada Selasa (3/11/2026).

Trump menilai upaya pemakzulan tanpa alasan yang jelas justru dapat merugikan Partai Demokrat secara politik.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump di Gedung Putih, Washington, Rabu (4/11/2026), dalam penampilan perdananya di hadapan media setelah pemilihan paruh waktu.

"Tidak, tidak, tidak sama sekali. Saya pikir hal itu justru akan menghancurkan Partai Demokrat jika mereka melakukannya, karena hal itu akan menjadi pemakzulan tanpa sebab. Atas dasar apa pemakzulannya? Apakah atas dasar negara kita sukses?" kata Trump saat ditanya mengenai kemungkinan pemakzulan.

Trump Nilai Pemakzulan Bisa Merugikan Partai Demokrat

Trump menegaskan dirinya tidak merasa terancam oleh kemungkinan langkah politik Partai Demokrat setelah memperoleh mayoritas di Kongres AS.

Menurut Trump, pemakzulan terhadap dirinya tidak memiliki dasar yang dapat dibenarkan.

Ia juga mempertanyakan alasan yang mungkin digunakan Partai Demokrat apabila mengajukan proses pemakzulan.

Trump meyakini langkah tersebut justru dapat menimbulkan dampak negatif bagi partai oposisi.

Trump Bersedia Bekerja Sama dengan Demokrat di Kongres

Meski Partai Demokrat kini menguasai kedua kamar Kongres, Trump menyatakan tetap membuka peluang kerja sama dengan para anggota parlemen dari partai tersebut.

Namun, ia menegaskan kerja sama hanya dapat berlangsung apabila Partai Demokrat tidak berupaya menghambat jalannya pemerintahan.

"Saya mungkin bisa akur dengan Partai Demokrat, kecuali kalau mereka mau bersikap destruktif. Saya masih punya hak veto," kata Trump.

Trump juga mengingatkan bahwa dirinya masih memiliki kewenangan veto sebagai presiden dalam proses legislasi.

Pernyataan tersebut menunjukkan sikap Trump menghadapi perubahan komposisi kekuatan politik di Kongres setelah pemilu sela.

Demokrat Rebut Kendali Senat dan DPR AS

Partai Demokrat berhasil memenangkan pemilihan umum sela Amerika Serikat yang berlangsung pada Selasa (3/11/2026).

Hasil pemilihan tersebut membuat Partai Demokrat merebut kendali Senat dan DPR AS.

Kemenangan Demokrat juga terjadi di sejumlah negara bagian dalam pemilihan yang berlangsung secara bersamaan.

Perubahan komposisi Kongres tersebut menjadi latar munculnya pertanyaan mengenai kemungkinan langkah pemakzulan terhadap Trump.

Meski demikian, Trump menyatakan siap menghadapi dinamika politik baru dan tetap menjalankan pemerintahannya dengan memanfaatkan kewenangan konstitusional yang dimilikinya.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026