HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Klaim Pasar Saham AS Rugi 3 Triliun Dolar setelah Demokrat Menangi Pemilu Paruh Waktu 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Trump Klaim Pasar Saham AS Rugi 3 Triliun Dolar setelah Demokrat Menangi Pemilu Paruh Waktu 2026
Foto: (Sumber :Arsip Foto - Donald Trump saat berbicara dalam Konferensi Aksi Politik Konservatif (CPAC) di National Harbor, Maryland, Amerika Serikat, Jumat (15/3/2013). ANTARA/Flickr/Gage Skidmore/am..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim pasar saham negaranya kehilangan nilai hingga 3 triliun dolar AS setelah Partai Demokrat memenangkan pemilu paruh waktu yang digelar pada 3 November 2026.

Trump mengaitkan penurunan nilai pasar saham tersebut dengan hasil pemilu yang membuat Partai Demokrat menguasai kedua kamar Kongres Amerika Serikat.

Pernyataan itu disampaikan Trump saat mengunjungi sebuah pusat antariksa di Florida pada Jumat (6/11/2026).

“Sebanyak 3 triliun dolar hilang kemarin. Anda tahu, negara kita kehilangan 3 triliun dolar hanya karena pemilu,” kata Trump.

Angka kerugian tersebut merupakan klaim Trump, sementara laporan yang disampaikan tidak memuat rincian perhitungan maupun data pasar saham yang digunakan sebagai dasar estimasi.

Trump Kaitkan Kerugian Pasar Saham dengan Kemenangan Demokrat

Trump menyebut kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu paruh waktu sebagai penyebab penurunan nilai pasar saham Amerika Serikat.

Ia bahkan mengatakan akan merasa lebih kecewa apabila kemenangan Demokrat justru diikuti kenaikan nilai pasar saham.

“Jika kita justru meraih keuntungan 3 triliun dolar, saya mungkin akan merasa lebih tidak senang,” ujar Trump.

Dalam kesempatan terpisah di Gedung Putih pada Jumat, Trump kembali menyinggung dampak hasil pemilu terhadap pasar keuangan.

Meski demikian, ia menyatakan keyakinannya bahwa kondisi perekonomian Amerika Serikat secara keseluruhan masih berjalan baik.

“Perekonomian berjalan baik, kecuali kemarin karena pemungutan suara ... Pasar saham kita kehilangan nilai sebesar 3 triliun dolar akibat pemungutan suara tersebut,” kata Trump dari Gedung Putih, Jumat.

Trump Soroti Penambahan 165 Ribu Lapangan Kerja

Selain membahas pasar saham, Trump menyoroti perkembangan ketenagakerjaan Amerika Serikat pada Oktober 2026.

Ia menyebut jumlah lapangan kerja baru mencapai 165.000, jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan sebelumnya.

Menurut Trump, proyeksi awal hanya memperkirakan penambahan sekitar 20.000 hingga 30.000 lapangan kerja.

“Mereka memperkirakan sekitar 20.000 atau 30.000 (lapangan kerja), tetapi hasilnya mencapai 165.000 lapangan kerja baru,” ujar Trump.

Trump menggunakan angka tersebut untuk menegaskan pandangannya bahwa perekonomian Amerika Serikat tetap berada dalam kondisi baik meskipun pasar saham mengalami penurunan.

Partai Demokrat Kuasai Dua Kamar Kongres AS

Amerika Serikat menggelar pemilu paruh waktu pada Selasa (3/11/2026) untuk memilih anggota Kongres.

Berdasarkan hasil pemilu yang dilaporkan, Partai Demokrat berhasil menguasai kedua kamar Kongres Amerika Serikat.

Kemenangan tersebut turut diikuti sejumlah hasil penting di tingkat negara bagian.

Di Texas, kandidat Partai Demokrat terpilih sebagai gubernur untuk pertama kalinya dalam 30 tahun.

Sementara itu, di Kansas, seorang kandidat Demokrat berhasil terpilih menjadi anggota Kongres untuk pertama kalinya dalam 94 tahun.

Hasil pemilu tersebut menjadi latar belakang pernyataan Trump mengenai kondisi pasar saham dan prospek perekonomian Amerika Serikat setelah pemungutan suara.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026