Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Hiburan

Kemenekraf Jajaki Kolaborasi dengan Spotify untuk Perkuat Ekosistem Musik Nasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenekraf Jajaki Kolaborasi dengan Spotify untuk Perkuat Ekosistem Musik Nasional
Foto: (Sumber: Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar (tengah) saat menerima audiensi perwakilan Spotify di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta, Jumat (13/2/2026). (ANTARA/HO-Kemenekraf).)

Pantau - Kementerian Ekonomi Kreatif menjajaki peluang kolaborasi dengan penyedia platform musik digital guna memperkuat ekosistem musik di Indonesia dan meningkatkan daya saing musisi di pasar global.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menerima kunjungan perwakilan Spotify di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Jumat 13 Februari 2026, untuk membahas arah kebijakan serta peluang kerja sama strategis.

Dalam pertemuan tersebut, Irene menyampaikan bahwa platform digital memiliki peran penting sebagai sarana distribusi sekaligus promosi karya musik.

Ia menyatakan, "Kami mengapresiasi peran platform digital seperti Spotify, yang tidak hanya menjadi sarana distribusi musik, tetapi juga mendukung promosi artis melalui fitur kreatif, konten video pendek, hingga program pelatihan dan masterclass bagi musisi Indonesia," sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian.

Pemerintah dalam pengembangan ekosistem musik berperan sebagai penghubung pelaku industri untuk membuka peluang promosi serta mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi kreator.

Layanan streaming telah mengubah lanskap industri musik secara signifikan melalui penyediaan layanan berlangganan musik legal yang mendorong pertumbuhan pendengar berbayar dan menghadirkan peluang ekonomi bagi kreator.

Sepanjang 2025, Spotify membayarkan lebih dari 11 miliar dolar AS dalam bentuk royalti kepada pemegang hak musik secara global.

Namun, sistem pembayaran royalti masih menghadapi tantangan kompleks karena bergantung pada metadata, basis data lintas wilayah, serta proses lisensi berbeda di setiap negara.

Kompleksitas tersebut berpotensi menimbulkan keterlambatan pembayaran, mengurangi visibilitas hak cipta, serta dalam beberapa kasus menghambat aliran pendapatan kreator.

Regional Director for Government Affair MEA & JAPAC Spotify Imad Mesdoua menyampaikan komitmen perusahaan untuk memperkuat kerja sama strategis dengan Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan industri musik nasional.

Ia mengatakan, "Spotify ingin menjadi mitra pemerintah dan pemegang hak musik untuk memperkuat sektor musik sekaligus meningkatkan transparansi. Kami melaporkan secara terbuka jumlah royalti yang dibayarkan dan menunjukkan bagaimana artis dapat berkembang melalui platform kami,".

Spotify juga telah memiliki peta jalan kebijakan yang berfokus pada upaya memperbesar pendapatan industri musik secara keseluruhan serta memperbaiki aliran pembayaran royalti agar lebih efisien dan transparan.

Penulis :
Ahmad Yusuf