
Pantau - Kreator karakter Si Juki, Faza Meonk, menilai penyelenggaraan Amazing Toy Show Jakarta 2026 membuka peluang lebih besar bagi kreator art toy Indonesia untuk memperkenalkan karya ke pasar internasional sekaligus memperluas jaringan industri kreatif.
Pameran yang berlangsung di Gandaria City, Jakarta Selatan, hingga 21 Juni 2026 itu menghadirkan ratusan produk art toy, instalasi patung vinil, serta koleksi edisi terbatas dari kreator lokal dan mancanegara.
Kreator Lokal Berpeluang Tembus Pasar Global
Faza mengatakan kehadiran pameran berskala internasional menjadi momentum penting bagi pelaku industri kreatif Indonesia untuk menunjukkan daya saing karya berbasis intellectual property (IP) lokal.
"Amazing Toy Show Jakarta memberikan momentum besar bagi art toys di Indonesia. Di sini, karya kami bersanding langsung dengan IP internasional. Antusiasme publik membuktikan bahwa pasar lokal sangat mengapresiasi nilai seni dan cerita di balik sebuah produk kreatif buatan anak bangsa," ungkap Faza.
Menurutnya, kesempatan tampil bersama kreator dari berbagai negara membuka peluang kolaborasi, pertukaran ide, hingga perluasan akses pasar bagi kreator nasional.
Faza menilai perkembangan industri art toy Indonesia menunjukkan potensi besar untuk berkembang di tingkat global.
Jakarta Jadi Ajang Berkumpul Kreator Dunia
Salah satu kreator asal Hong Kong, Jackal Ng, yang merupakan pendiri IP Fat Jai, menyebut Amazing Toy Show sebagai ajang bergengsi bagi komunitas art toy internasional.
"Amazing Toy Show ibarat Piala Dunia buat para kreator. Di sini, art toys dari seluruh dunia berkumpul, dan Jakarta menjadi tempat yang sangat istimewa," ujarnya.
Founder Amazing Toy Show, Jackie Lok, mengatakan Indonesia dipilih sebagai negara ketiga penyelenggaraan setelah Hong Kong dan Beijing karena memiliki ekosistem kreatif yang berkembang pesat.
"Indonesia memiliki posisi istimewa berkat banyaknya talenta kreatif di bidang pop culture. Kami ingin acara ini menjadi wadah di mana art toy bukan lagi sekadar barang koleksi mahal, melainkan medium ekspresi budaya yang bisa dinikmati semua kalangan," katanya.
Sementara itu, Direktur PT Click Prime International, Gwendolyn Tjandra, menyatakan pihaknya ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan kreator Indonesia dengan pelaku industri kreatif dunia.
"Kami ingin memberikan wadah bagi kreator lokal untuk bersanding langsung dengan maestro internasional, sekaligus memberikan akses eksklusif bagi kolektor Indonesia untuk mendapatkan item yang tidak dijual di tempat lain," ungkapnya.
Penyelenggara menilai tingginya antusiasme pengunjung sejak hari pertama menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri art toy nasional dan penguatan posisi kreator Indonesia di pasar budaya pop Asia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





