HOME  ⁄  Hiburan

Penelitian Menilai Lagu Dolly Parton Mampu Menyatukan Pendengar dari Berbagai Latar Belakang

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Penelitian Menilai Lagu Dolly Parton Mampu Menyatukan Pendengar dari Berbagai Latar Belakang
Foto: (Sumber :Arsip foto - Warga menyalakan lilin saat para penggemar berkumpul untuk memberikan penghormatan di bintang milik mendiang penyanyi dan penulis lagu AS, Dolly Parton di The Music City Walk of Fame di Nashville, Tennessee, Amerika Serikat, Selasa (25/8/2026).ANTARA FOTO/AFP/Chandan Khanna/agr.)

Pantau - Lagu-lagu mendiang penyanyi Amerika Serikat Dolly Parton dinilai memiliki kekuatan untuk menyatukan pendengar dari berbagai latar belakang melalui penggunaan bahasa positif dan cerita personal yang dapat dirasakan secara universal.

Psikolog sekaligus profesor psikologi Wilfrid Laurier University Judy Eaton, Ph.D., menjelaskan dalam artikel Psychology Today bahwa salah satu kekuatan Parton terletak pada caranya menceritakan persoalan hidup yang berat dengan bahasa positif dan penuh harapan.

Eaton bersama Danielle Law dan Avnee Sharma menganalisis lagu-lagu yang ditulis Parton secara mandiri sepanjang 1967 hingga 2020 dan membandingkan pilihan katanya dengan 10 lagu teratas dalam tangga lagu country dan pop Billboard pada periode yang sama.

Hasil analisis menunjukkan lagu-lagu Parton menggunakan lebih banyak kata yang menggambarkan emosi positif dibandingkan lagu-lagu pembanding dan pola tersebut relatif konsisten selama periode penelitian.

Temuan itu muncul meskipun karya Parton tidak hanya membahas hal menyenangkan, tetapi juga mengangkat perundungan, kesehatan mental, kehamilan yang tidak direncanakan, keadilan sosial, hingga kesulitan kehidupan sehari-hari.

Menurut Eaton, kekuatan Parton juga terletak pada kemampuannya membuat persoalan yang sangat personal terasa universal sehingga pendengar dapat menghubungkan cerita dalam lagu dengan pengalaman mereka sendiri.

Pendengar dengan latar belakang politik maupun budaya berbeda dinilai dapat menemukan pengalaman yang sama melalui tema kehilangan, perjuangan, keluarga, harapan, serta keinginan untuk diterima.

Penelitian Eaton, Law, dan Sharma mengenai karya Parton yang diterbitkan pada 2025 menunjukkan bahwa cara menyampaikan cerita dapat berperan dalam membangun hubungan emosional antara musik dan pendengarnya.

Analisis tersebut menyoroti bagaimana pilihan bahasa dalam karya Parton membuat pendengar dari berbagai latar belakang dapat menemukan bagian dari pengalaman mereka dalam lagu yang sama.

Parton, yang dikenal melalui lagu hit seperti "Jolene" dan "9 to 5", meninggal dunia pada usia 80 tahun pada 25 Agustus 2026.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026