
Pantau - Grup idola Indonesia no na merilis video musik berdurasi hampir 15 menit bertajuk “speaker freaker (the long song)” bertepatan dengan Hari Radio Nasional pada 11 September.
Peluncuran video musik tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju perilisan album debut no na, “island girl”, yang dijadwalkan pada 18 September.
Video musik itu menggabungkan musik, suara, lokasi, dan budaya khas Indonesia ke dalam dunia musikal serta visual yang dibangun oleh Baila, Shaz, Christy, dan Esther.
Budaya Indonesia Menjadi Pusat Karya No Na
Unsur Indonesia dalam “speaker freaker (the long song)” antara lain terdengar melalui denting ceng-ceng dalam “work” serta bunyi gamelan pada “rollerblade”.
No na turut menggunakan bunyi klakson minibus dalam “honk!” sebagai salah satu elemen suara yang memperkuat nuansa Indonesia.
“Budaya Indonesia selalu menjadi pusat dari karya-karya no na, senada dengan nama grup ini yang terinspirasi dari kata 'nona', merujuk pada perempuan muda,” kata no na dalam siaran pers 88rising di Jakarta, Jumat.
Nama no na memang terinspirasi dari kata “nona” yang merujuk pada perempuan muda.
Video musik tersebut mengambil gambar di sejumlah lokasi di Indonesia, termasuk Jakarta dan Yogyakarta.
Melalui lokasi-lokasi itu, no na menampilkan keindahan lanskap Indonesia dari sudut pandang mereka sekaligus menggambarkan dinamika kehidupan kota dan kekayaan budaya sebagai bagian dari identitas visual grup.
Sepanjang video, no na memutarkan delapan lagu, termasuk “rollerblade” yang telah diperkenalkan sebelumnya.
Tujuh lagu lainnya yang sebelumnya belum pernah diperdengarkan adalah “dizzy”, “island girl”, “seafood diet”, “speaker freaker”, “smooth”, “party in the +62”, dan “better on the island”.
No Na Usung “Island Pop” dalam Album Debut
Dalam album debut “island girl”, no na memperkenalkan warna musik yang mereka sebut sebagai “Island Pop”.
Konsep tersebut memadukan nuansa tropis dari tanah kelahiran para anggota no na dengan berbagai pengaruh musik global.
Pengaruh musikal yang dibawa mencakup R&B era 1980-an, dangdut, new jack swing, hingga synth-funk.
Album debut no na akan memuat total 15 lagu yang mengeksplorasi tema romansa, feminitas, persahabatan, kepercayaan diri, serta keberanian dalam perjalanan menuju kedewasaan.
Album dibuka dengan “star”, kemudian berlanjut secara berurutan dengan “seafood diet”, “smooth”, “island girl”, “rollerblade”, “rollerblade part two”, “work”, dan “honk!”.
Daftar lagu selanjutnya terdiri atas “dizzy”, “chaser”, “party in the +62”, “speaker freaker”, “nick of time”, “durian”, dan ditutup dengan “better on the island”.
Album “island girl” menggambarkan sosok yang ceria, ekspresif, berani, tetapi tetap tulus sekaligus menjadi perayaan terhadap persahabatan, masa muda, dan romansa.
Identitas budaya Indonesia dalam album tersebut juga tercermin melalui artwork yang menampilkan setiap anggota no na dengan pose tari tangan khas Indonesia yang berbeda.
Pose tersebut menyatukan kepribadian Baila, Shaz, Christy, dan Esther melalui satu referensi budaya Indonesia yang sama.
- Penulis :
- Shila Glorya




