Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Dokter Ungkap Bahaya Melewatkan Sarapan bagi Kesehatan Mulut, Bisa Picu Penyakit Gusi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Dokter Ungkap Bahaya Melewatkan Sarapan bagi Kesehatan Mulut, Bisa Picu Penyakit Gusi
Foto: (Sumber : Seorang anak menjalani pemeriksaan kesehatan gigi di Desa Pertik, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Sabtu (31/1/2026). Relawan gabungan bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Aceh menggelar Khitanan massal bagi 43 anak dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 220 warga penyintas bencana di Kecamatan Pining. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wpa.)

Pantau - Kebiasaan melewatkan sarapan pagi berisiko mengganggu kesehatan mulut karena dapat memicu pertumbuhan bakteri dan merusak gusi dalam jangka panjang.

Hal tersebut disampaikan Konsultan Dokter Bedah Gigi di Fortis Hospital Jalandhar, Dr Pallavi Gautam, yang menyoroti pentingnya sarapan dalam menjaga keseimbangan kimia mulut.

Produksi Air Liur Menurun Picu Bakteri

Dr Pallavi menjelaskan bahwa saat bangun tidur, produksi air liur menurun sehingga mulut menjadi kering dan rentan terhadap pertumbuhan bakteri.

Ia mengatakan, "Hal ini juga merangsang produksi air liur, yang bukan sekadar ‘ludah’. Air liur adalah garis pertahanan pertama mulut."

Menurutnya, air liur berfungsi melindungi mulut dari asam, membersihkan sisa makanan, serta mengendalikan bakteri jahat.

Melewatkan sarapan membuat produksi air liur tertunda sehingga meningkatkan risiko iritasi gusi, peradangan, hingga pendarahan.

Kebiasaan Minum Kopi Perparah Kondisi

Dr Pallavi juga mengingatkan bahwa kebiasaan mengonsumsi kopi tanpa sarapan dapat memperburuk kondisi mulut.

Ia mengungkapkan, "Kopi membuat mulut semakin kering, menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan bakteri jahat, yang dapat menyebabkan iritasi gusi, peradangan, pendarahan, hingga penyakit gusi."

Selain itu, jeda panjang antara makan malam dan sarapan dapat meningkatkan kadar asam yang merusak gusi dan enamel gigi.

Ia menambahkan, "Ketika mulut kosong dalam waktu lama, kadar asam tidak terkontrol, yang dapat menyebabkan gusi dan enamel gigi melemah."

Sebagai langkah pencegahan, ia menyarankan konsumsi sarapan sederhana seperti buah atau roti serta minum air putih setelah bangun tidur untuk menjaga kesehatan mulut.

Ia menegaskan, "Dalam kesibukan hidup kita, kesehatan mulut sering menjadi hal pertama yang terabaikan. Padahal, gusi kita lebih peka terhadap rutinitas harian daripada yang kita kira."

Penulis :
Aditya Yohan