
Pantau - Dokter menegaskan terapi insulin memiliki peran penting bagi pasien Diabetes Melitus dalam mengontrol kadar gula darah dan mencegah komplikasi serius.
Dokter dari RSUD Dr Hasri Ainun Habibie, Taufik Ramadhan Biya, menyatakan, "Kalau diabetes tipe satu memang wajib insulin, sedangkan pada pasien diabetes tipe dua, diberikan jika gula darah tidak terkontrol atau ada kondisi tertentu,".
Pasien diabetes tipe 1 diwajibkan menggunakan insulin karena tubuh tidak mampu memproduksi hormon tersebut secara alami.
Pada diabetes tipe 2, insulin diberikan apabila terapi obat oral tidak mampu mengendalikan kadar gula darah.
Terdapat dua indikasi penggunaan insulin, yakni indikasi absolut dan relatif.
Indikasi absolut meliputi pasien diabetes tipe 1, ibu hamil dengan diabetes, serta kondisi hiperglikemia berat.
Sementara indikasi relatif mencakup gula darah yang tidak terkontrol selama tiga bulan, infeksi berat, persiapan operasi, dan kadar HbA1c di atas sembilan persen.
Insulin berfungsi membantu mengontrol gula darah, mengurangi inflamasi, serta mencegah terjadinya komplikasi.
Namun, masih banyak pasien yang merasa takut menggunakan insulin karena anggapan dapat merusak ginjal.
Taufik menegaskan, "Kondisi yang merusak ginjal bukan insulin, tetapi gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol,".
Kerusakan ginjal lebih sering disebabkan oleh kadar gula darah yang tidak terkontrol dibandingkan penggunaan insulin.
Masyarakat diimbau untuk mengikuti anjuran dokter dalam penggunaan insulin sesuai indikasi medis.
Terapi insulin dinilai mampu membantu pasien mencapai kontrol gula darah yang lebih optimal.
- Penulis :
- Gerry Eka





