HOME  ⁄  Lifestyle

Kemenpar Jalankan Program Keselamatan Wisata 2026 untuk Perkuat Standar Keamanan Destinasi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemenpar Jalankan Program Keselamatan Wisata 2026 untuk Perkuat Standar Keamanan Destinasi
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Polisi berpatroli di perairan Nusa Dua usai penyerahan bantuan sarana patroli laut dari InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) kepada Satpolairud Polresta Denpasar di Badung, Bali, Kamis (2/4/2026). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nz.)

Pantau - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan menjalankan Program Keselamatan Wisata 2026 di seluruh Indonesia guna meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan destinasi wisata nasional.

Program ini diumumkan di Jakarta pada Sabtu (2/5/2026) sebagai respons terhadap meningkatnya tuntutan wisatawan terhadap aspek keselamatan dalam berwisata.

“Tantangan kita tidak lagi sebatas menghadirkan destinasi yang indah, tetapi memastikan wisatawan memperoleh pengalaman yang aman, nyaman, dan berkualitas. Isu keselamatan kini menjadi faktor penting dalam daya saing pariwisata,” ujar Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar Martini Mohamad Paham.

Melalui skema tugas pembantuan, program ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia pariwisata dalam mitigasi risiko serta respons terhadap kondisi darurat.

Kemenpar juga menargetkan adanya keseragaman prosedur keselamatan di seluruh destinasi wisata guna meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

“Kami mengharapkan peran aktif seluruh kepala dinas pariwisata sebagai inisiator di wilayah masing-masing. Keselamatan wisata bukan tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama,” kata Martini.

Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kemenpar Ika Kusuma Permana Sari menegaskan kesiapan daerah menjadi faktor utama keberhasilan implementasi program.

“Kami ingin memastikan setiap daerah siap menjalankan program ini secara optimal sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas dan keamanan destinasi wisata,” ujarnya.

Kemenpar optimistis program ini akan memperkuat profesionalisme layanan wisata sekaligus membangun citra positif Indonesia sebagai destinasi yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.

Penulis :
Aditya Yohan