
Pantau - Pameran Industri Budaya Internasional China (Shenzhen) ke-22 resmi dibuka di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China, pada Kamis (21/5) dengan menghadirkan ribuan peserta pameran dan lebih dari 120 ribu produk budaya.
Pameran yang berlangsung selama lima hari itu menyoroti perkembangan industri budaya dan diikuti 6.312 peserta pameran secara daring maupun luring.
Ribuan Produk Budaya Dipamerkan di Shenzhen
Ajang budaya internasional tersebut menampilkan berbagai produk kreatif, pertunjukan teknologi, hingga kuliner dari berbagai daerah di China dan negara peserta.
Sejumlah pengunjung tampak menikmati pertunjukan robot humanoid dan robot anjing yang menjadi salah satu daya tarik utama dalam pameran tersebut.
Pameran juga menghadirkan produk ramah lingkungan, interaksi budaya antaretnis, serta berbagai inovasi industri kreatif modern.
Area Khusus APEC Jadi Sorotan Baru
Pameran tahun ini untuk pertama kalinya menghadirkan area khusus bagi negara-negara anggota Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik atau Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC).
Area tersebut menampilkan pencapaian sektor pariwisata budaya dari berbagai ekonomi di kawasan Asia-Pasifik.
Pengunjung juga disuguhkan beragam hidangan khas serta pertunjukan budaya yang memperlihatkan kekayaan tradisi dan inovasi modern China.
Acara ini menjadi salah satu pameran budaya terbesar di China yang mempertemukan pelaku industri kreatif, teknologi, dan budaya dari berbagai negara.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





