HOME  ⁄  Lifestyle

Inovasi Vaksin Lokal Didorong untuk Perkuat Kemandirian Kesehatan Nasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Inovasi Vaksin Lokal Didorong untuk Perkuat Kemandirian Kesehatan Nasional
Foto: (Sumber : Pengembangan inovasi vaksin dari perusahaan biofarmasi Indonesia (ANTARA/HO-Etana).)

Pantau - Pengembangan inovasi vaksin oleh perusahaan biofarmasi dalam negeri terus didorong untuk memperkuat kemandirian kesehatan nasional sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perluasan cakupan imunisasi.

Perusahaan biofarmasi Etana mengembangkan sejumlah vaksin strategis, mulai dari vaksin Human Papillomavirus (HPV), vaksin PCV-13, hingga vaksin meningitis yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan imunisasi masyarakat Indonesia.

Director of Vaccine and Anti Infectious Business Unit Etana Indra Lamora mengatakan perusahaan berkomitmen menghadirkan vaksin berkualitas yang relevan dengan kebutuhan kesehatan nasional.

“Melalui pengembangan vaksin HPV, produksi lokal PCV-13, serta kehadiran vaksin meningitis yang kini telah resmi kami luncurkan, kami ingin berkontribusi nyata dalam meningkatkan cakupan imunisasi dan kualitas hidup masyarakat,” kata Indra Lamora.

Fokus pada Pencegahan Penyakit Menular

Vaksin HPV dikembangkan sebagai upaya pencegahan kanker serviks yang masih menjadi salah satu penyebab utama kematian perempuan di Indonesia.

Sementara itu, vaksin PCV-13 yang telah diproduksi di dalam negeri digunakan untuk mencegah pneumonia pada anak dan kini menjadi bagian dari program imunisasi nasional pemerintah.

Pengembangan vaksin tersebut diharapkan dapat menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat.

Etana juga memperluas portofolio vaksinnya melalui peluncuran vaksin meningitis yang diperuntukkan bagi masyarakat umum, kelompok berisiko, serta jamaah haji dan umrah.

Dorong Kemandirian Industri Vaksin Nasional

Perusahaan menilai keberhasilan program imunisasi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, institusi riset, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Selain meningkatkan akses vaksin, Etana juga mendorong edukasi masyarakat mengenai pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan penyakit.

Perusahaan tersebut menegaskan seluruh produk vaksin yang dikembangkan telah memenuhi standar sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Selain itu, inovasi vaksin juga diarahkan agar memenuhi standar global terkait kualitas, keamanan, dan efikasi sehingga mampu bersaing di pasar internasional.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung terciptanya kemandirian vaksin nasional dan memperkuat ketahanan sektor kesehatan Indonesia di masa depan.

Penulis :
Ahmad Yusuf