
Pantau - Menjaga kecukupan asupan cairan, menerapkan pola hidup sehat, serta melakukan pemeriksaan rutin menjadi sejumlah kebiasaan yang dapat membantu menurunkan risiko gangguan ginjal, menurut ahli patologi Dr. Shelly Mahajan.
Hidrasi dan Pola Hidup Sehat Jaga Fungsi Ginjal
Mahajan mengatakan salah satu cara paling sederhana untuk menjaga kesehatan ginjal adalah memenuhi kebutuhan cairan setiap hari.
Ia mengungkapkan, "Salah satu metode paling mudah untuk memastikan ginjal tetap sehat adalah dengan mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup," katanya.
Ia menambahkan, "Hidrasi yang cukup memungkinkan ginjal untuk menyaring racun secara efektif, sehingga menurunkan kemungkinan pembentukan batu ginjal," ujarnya.
Menurut Mahajan, orang yang sering beraktivitas di luar ruangan, bepergian, atau melakukan pekerjaan berat perlu lebih memperhatikan asupan cairan.
Ia juga mengingatkan agar membatasi konsumsi minuman tinggi gula karena dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes yang menjadi penyebab utama penyakit ginjal.
Selain itu, aktivitas fisik secara teratur, konsumsi makanan bergizi seimbang, mengurangi makanan olahan, membatasi garam, dan menjaga berat badan ideal turut membantu menjaga kesehatan ginjal.
Hindari Penggunaan Obat Berlebihan dan Lakukan Pemeriksaan Rutin
Mahajan mengingatkan penggunaan obat pereda nyeri secara berlebihan dapat mengganggu fungsi ginjal, terutama pada orang lanjut usia atau mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Ia menjelaskan, "Obat-obatan tersebut dapat sangat membantu jika digunakan dengan benar, tetapi jika seseorang menggunakannya terlalu sering atau terlalu lama, hal itu dapat mulai mengganggu fungsi ginjal, terutama pada orang dewasa yang lebih tua atau pada orang yang sudah memiliki kondisi kesehatan tertentu," jelasnya.
Ia juga menyarankan masyarakat berhati-hati dalam menggunakan produk herbal, suplemen makanan, maupun pengobatan alternatif dan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya dalam jangka panjang.
Mahajan menekankan pentingnya pemeriksaan rutin untuk mendeteksi gangguan ginjal sejak dini.
Ia mengatakan, "Tes urine dan darah rutin dapat mendeteksi tanda-tanda awal cedera ginjal sebelum gejala apapun muncul," katanya.
Ia menambahkan, "Tes pencitraan seperti USG, CT scan, atau MRI juga dapat membantu mengungkap masalah struktural yang tidak biasa jika diperlukan," ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





