HOME  ⁄  Lifestyle

Penelitian Ungkap Konsumsi Antosianin Berkaitan dengan Penurunan Risiko Penyakit Jantung hingga 26 Persen

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Penelitian Ungkap Konsumsi Antosianin Berkaitan dengan Penurunan Risiko Penyakit Jantung hingga 26 Persen
Foto: Foto: (Sumber: Ilustrasi - Seseorang terkena serangan jantung. ANTARA/Pixabay.)

Pantau - Penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi makanan yang kaya antosianin berkaitan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular hingga 26 persen, berdasarkan tinjauan sistematis dan meta-analisis yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition.

Antosianin merupakan senyawa antioksidan yang memberikan warna merah, biru, dan ungu pada berbagai buah serta sayuran dan dinilai berpotensi mendukung kesehatan jantung maupun metabolisme.

Penelitian tersebut menganalisis 18 studi kohort prospektif dan 65 uji klinis acak yang melibatkan orang dewasa sehat dengan konsumsi antosianin minimal 50 miligram per hari, baik dari makanan maupun suplemen.

Hasil analisis menunjukkan bahwa individu yang mengonsumsi antosianin dalam jumlah lebih tinggi memiliki risiko penyakit kardiovaskular 26 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang mengonsumsi lebih sedikit.

Penelitian juga menemukan konsumsi antosianin berkaitan dengan penurunan risiko penyakit arteri koroner dan serangan jantung nonfatal sebesar 18 persen, penurunan risiko diabetes tipe 2 sebesar 11 persen, serta penurunan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sebesar 9 persen.

Antosianin Berpotensi Dukung Fungsi Pembuluh Darah

Peneliti menemukan bahwa konsumsi antosianin berhubungan dengan perbaikan fungsi endotel, yaitu kemampuan pembuluh darah untuk melebar dan berelaksasi dengan baik.

Fungsi endotel yang lebih baik diketahui berkaitan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Dalam uji klinis, konsumsi antosianin juga dikaitkan dengan sedikit penurunan kadar insulin puasa.

Namun, penelitian belum menemukan perubahan yang konsisten pada kadar gula darah maupun resistensi insulin sehingga manfaat antosianin terhadap pengendalian gula darah masih memerlukan penelitian lanjutan.

Peneliti menegaskan bahwa hasil penelitian tersebut hanya menunjukkan hubungan dan belum membuktikan hubungan sebab akibat karena sebagian besar bukti berasal dari studi observasional serta uji klinis yang berlangsung dalam jangka pendek.

Buah dan Sayuran Berwarna Menjadi Sumber Antosianin

Antosianin secara alami terdapat pada berbagai buah dan sayuran berwarna merah, biru, maupun ungu, seperti blueberry, blackberry, ceri, cranberry, anggur merah dan ungu, plum, serta kubis ungu.

Sekitar setengah cangkir blueberry mengandung sekitar 120 miligram antosianin, sedangkan satu cangkir anggur merah mengandung sekitar 73 miligram antosianin, yang keduanya telah melampaui dosis minimal 50 miligram per hari yang digunakan dalam penelitian.

Peneliti menyimpulkan bahwa memasukkan beragam buah dan sayuran berwarna ke dalam pola makan seimbang merupakan salah satu cara berbasis bukti untuk mendukung kesehatan jantung, dengan antosianin sebagai salah satu komponen yang berkontribusi terhadap manfaat tersebut.

Penulis :
Shila Glorya