
Pantau - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menekankan pentingnya membangun ekosistem industri kreatif yang aman dan bebas dari narkoba sebagai upaya melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkotika.
Riefky menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Bogor, Jawa Barat.
Ia mengatakan, "Penyediaan wadah ekspresi yang positif dan produktif sangat penting bagi para pemuda agar mereka terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkotika."
Menurut Riefky, ekonomi kreatif kini menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus sarana untuk menyalurkan potensi generasi muda melalui ruang berkarya yang sehat.
Ia mengatakan, "Ekonomi kreatif menawarkan jalan bagi anak muda untuk membuktikan diri serta meraih kesuksesan melalui bakat dan karya nyata. Dengan iklim berkarya yang sehat, kita menjauhkan mereka dari jerat bahaya narkotika."
Kemenekraf dan BNN Perkuat Kolaborasi
Riefky menjelaskan kehadirannya dalam peringatan HANI merupakan tindak lanjut pertemuan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 9 Juni 2026 untuk memperluas edukasi dan mitigasi risiko penyalahgunaan narkotika.
Kementerian Ekonomi Kreatif bersama BNN berkomitmen memperkuat kolaborasi melalui riset, penguatan sumber daya manusia, sosialisasi di Creative Hub, pengembangan konten edukatif, serta pengembangan kewirausahaan bagi generasi muda pada tujuh subsektor prioritas ekonomi kreatif.
Pelibatan generasi muda dinilai penting karena Generasi Z dan Milenial mendominasi sekitar 63 persen tenaga kerja di sektor ekonomi kreatif.
Pemerintah Perkuat Pencegahan Narkoba
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menegaskan pemberantasan narkoba merupakan komitmen strategis nasional untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Ia mengatakan, "Saya ulangi, pemberantasan narkoba adalah syarat mutlak untuk mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045, bentuk komitmen politik dan strategis nasional yang tegas."
Pemerintah akan terus memperkuat peran BNN, meningkatkan pencegahan dan deteksi dini, serta memperluas kolaborasi lintas kementerian dalam menghadapi perkembangan modus kejahatan narkotika dan munculnya jenis narkotika baru.
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengatakan upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun ketahanan generasi muda sejak dini.
Ia mengatakan, "Melalui kolaborasi lintas sektor, kita dapat memutus akar masalah sosial ekonomi sekaligus menyediakan pilihan kehidupan yang produktif dan bernilai bagi masa depan anak bangsa."
- Penulis :
- Aditya Yohan





