HOME  ⁄  Lifestyle

Dokter Menjelaskan Efek Minum Air yang Cukup terhadap Tekanan Darah dan Kesehatan Jantung

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Dokter Menjelaskan Efek Minum Air yang Cukup terhadap Tekanan Darah dan Kesehatan Jantung
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Seorang wanita sedang meminum air putih. ANTARA/Sizuka/am..)

Pantau - Dokter spesialis keluarga Jacinta Anyaoku, M.D., DABOM menjelaskan bahwa menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat membantu mempertahankan tekanan darah yang sehat dan mendukung fungsi sistem kardiovaskular.

Hidrasi Membantu Menjaga Tekanan Darah

Dalam siaran Eating Well, Jacinta Anyaoku mengatakan dehidrasi menyebabkan volume darah dan tekanan darah menurun sehingga tubuh berupaya mengompensasi kondisi tersebut dengan menyempitkan pembuluh darah dan menahan natrium.

Ia mengungkapkan, “Saat anda mengalami dehidrasi, volume darah dan tekanan darah anda menurun. Tetapi belum tentu dengan cara yang sehat."

Menurutnya, dehidrasi yang terjadi berulang atau dalam jangka panjang dapat memberikan tekanan tambahan pada sistem kardiovaskular dan menyulitkan tubuh mempertahankan tekanan darah yang sehat.

Jacinta menjelaskan minum air yang cukup membantu mempertahankan volume darah normal, mendukung sirkulasi yang sehat, serta mengurangi pelepasan hormon vasopresin yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Ia mengatakan, “Ketika anda terhidrasi dengan baik, tubuh anda tidak perlu mengaktifkan respons kompensasi yang terjadi ketika mengalami dehidrasi. Ini memungkinkan pembuluh darah berada dalam keadaan yang lebih rileks, yang pada gilirannya menurunkan tekanan darah."

Penelitian Tunjukkan Manfaat Hidrasi

Sebuah studi longitudinal yang diterbitkan di Frontiers in Public Health menemukan orang dewasa yang minum enam gelas air atau lebih setiap hari memiliki risiko lebih rendah mengalami hipertensi dibandingkan mereka yang hanya minum satu gelas atau kurang per hari.

Ahli gizi Patricia Kolesa M.S., RDN mengatakan tekanan darah tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, sementara beberapa penelitian menunjukkan penderita hipertensi cenderung kurang terhidrasi.

Ia mengungkapkan, “Dalam jangka panjang, peningkatan asupan cairan dapat membantu meningkatkan ekskresi natrium, yang menurunkan tekanan darah.”

Meski demikian, Jacinta menjelaskan minum air dalam jumlah sekitar 300 hingga 500 mililiter secara cepat juga dapat meningkatkan tekanan darah untuk sementara, terutama pada penderita hipotensi ortostatik, sehingga dapat membantu mengurangi gejala pusing saat berdiri.

Penulis :
Ahmad Yusuf