
Pantau - Survei Amar Bank terhadap 300 responden Gen Z dan milenial menunjukkan olahraga dan wellness semakin menjadi bagian dari gaya hidup, tetapi sebagian responden mulai merasakan tekanan keuangan akibat pengeluaran untuk aktivitas tersebut.
Sebanyak 46,2 persen responden tercatat mempertahankan anggaran olahraga di bawah 10 persen dari pendapatan, sedangkan 22,1 persen mengaku pengeluaran olahraga membuat kondisi keuangan semakin ketat.
Survei tersebut juga mencatat 10,6 persen Gen Z mengalokasikan lebih dari 20 persen pendapatannya untuk olahraga, atau sekitar 2,5 kali proporsi milenial yang mencapai 4,1 persen.
Sebagian responden bahkan disebut mengurangi alokasi tabungan untuk membiayai aktivitas olahraga.
Olahraga Jadi Sarana Melepas Stres
Survei Amar Bank menunjukkan gym, olahraga raket, yoga, pilates, dan poundfit termasuk aktivitas yang banyak diminati Gen Z, sedangkan milenial banyak memilih gym, lari, serta bersepeda.
Sebanyak 53,8 persen responden menjadikan olahraga sebagai sarana melepaskan stres, sementara 22,5 persen melakukannya untuk menjaga kondisi fisik dan penampilan.
Sebanyak 17,8 persen responden berolahraga karena hobi dan kesenangan, sedangkan 1,3 persen menyebut gengsi atau fear of missing out (FOMO) sebagai alasannya.
Data tersebut menunjukkan biaya olahraga dan wellness telah menjadi salah satu pos pengeluaran bagi sebagian Gen Z dan milenial.
Pengeluaran Perlu Disesuaikan Kondisi Keuangan
Besarnya biaya olahraga tidak hanya dapat dilihat dari nilai nominal, tetapi juga proporsinya terhadap pendapatan, cicilan, tabungan, dana darurat, dan kebutuhan pokok.
Konsep opportunity cost atau biaya kesempatan menjadi salah satu pertimbangan karena uang yang digunakan untuk suatu kebutuhan tidak dapat digunakan untuk kebutuhan lainnya pada waktu yang sama.
Pengeluaran Rp1 juta untuk olahraga, misalnya, dapat memberikan dampak berbeda bagi orang berpenghasilan Rp15 juta dengan dana darurat mencukupi dibandingkan orang berpenghasilan Rp5 juta yang masih memiliki cicilan dan belum rutin menabung.
Marketing Head Amar Bank Rosalinda Hoesin menilai meningkatnya minat generasi muda terhadap gaya hidup sehat perlu berjalan beriringan dengan kesadaran finansial agar pengeluaran wellness tidak mengganggu kondisi keuangan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




