
Pantau - Pemerintah Indonesia dan Prancis sepakat memperkuat kerja sama kebudayaan melalui revitalisasi 10 proyek warisan budaya di delapan provinsi, pengembangan industri perfilman, serta peningkatan promosi seni, musik, sastra, dan budaya Indonesia di Prancis.
Kesepakatan penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dengan Menteri Kebudayaan Prancis Catherine Pégard di Paris, Rabu (7/10/2026).
Fadli Zon menegaskan bahwa hubungan kebudayaan kedua negara harus menghasilkan program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia dan Prancis.
"Indonesia dan Prancis memiliki hubungan budaya yang panjang dan sangat kaya. Kami ingin kemitraan ini semakin konkret, resiprokal, dan memberi ruang yang lebih luas bagi masyarakat kedua negara untuk mengenal kekayaan budaya satu sama lain,” ujar Fadli dalam keterangan Kementerian Kebudayaan yang diterima di Jakarta, Senin (12/10/2026).
Indonesia Siapkan Promosi Musik, Mode, dan Seni Rupa di Prancis
Fadli Zon menyampaikan rencana peningkatan kehadiran budaya Indonesia di Prancis melalui berbagai kegiatan seni dan pertunjukan.
Program yang disiapkan mencakup konser dan resital musik Indonesia, pameran mode berbasis tradisi tekstil Nusantara, serta pameran seni rupa.
Kegiatan tersebut juga akan menampilkan kreativitas kontemporer Indonesia untuk memperkenalkan perkembangan kebudayaan nasional kepada masyarakat Prancis.
Menurut Fadli, kolaborasi tersebut merupakan kelanjutan dari Deklarasi Borobudur 2025 yang menjadi salah satu landasan penguatan hubungan kebudayaan kedua negara.
Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kesepakatan, tetapi diwujudkan melalui program yang memperluas pertukaran budaya.
Indonesia dan Prancis Dorong Revitalisasi 10 Proyek Warisan Budaya
Di bidang pelindungan warisan budaya, Kementerian Kebudayaan berencana kembali bekerja sama dengan ALIPH Foundation untuk merevitalisasi 10 proyek prioritas di delapan provinsi.
Kerja sama tersebut melanjutkan keberhasilan konservasi Masjid Wapauwe di Maluku pada 2025.
Sepuluh proyek prioritas yang direncanakan meliputi:
- Rumah Tjong A Fie di Sumatera Utara.
- Rumah Betang di Kalimantan Barat.
- Kawasan Kota Tua Jakarta dan Museum Bahari di DKI Jakarta.
- Candi Borobudur di Jawa Tengah.
- Desa Sendangduwur di Jawa Timur.
- Gua Leang Karampuang di Sulawesi Selatan.
- Rumah vernakular Mabur di Nusa Tenggara Timur.
- Gereja Santo Petrus dan Paulus di Maluku.
- Desa Adat Kaitetu di Maluku.
- Museum Rumphius di Maluku.
Fadli Zon juga menekankan pentingnya memperkuat konservasi Candi Borobudur, terutama untuk melindungi relief dari tekanan lingkungan dan dampak perubahan iklim.
Indonesia dan Prancis akan menindaklanjuti peningkatan kapasitas konservasi serta pengelolaan museum melalui kerja sama dengan Centre des monuments nationaux (CMN).
Lembaga tersebut memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan dan pelestarian monumen bersejarah di Prancis.
Indonesia Siapkan Dana Produksi Film Internasional pada 2027
Kerja sama Indonesia dan Prancis juga mencakup penguatan industri perfilman dan pengembangan produksi film bersama.
Kementerian Kebudayaan mendorong pembentukan Indonesia International Film Co-production Fund yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027.
Program tersebut direncanakan mendapat dukungan teknis dari Centre National du Cinéma et de l'Image Animée (CNC) Prancis.
Selain itu, kedua negara menyiapkan penyelenggaraan Indonesia-France Film Lab ketiga dalam kegiatan JAFF Market.
Indonesia dan Prancis juga membahas penguatan kehadiran perfilman Indonesia dalam Festival Film Cannes pada 2028.
Menteri Kebudayaan Prancis Catherine Pégard menyambut baik perluasan kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan lembaga kebudayaan negaranya untuk mendukung berbagai program bersama.
“Prancis menyambut baik meluasnya kerja sama kebudayaan dengan Indonesia. Institusi-institusi kebudayaan Prancis siap mendukung berbagai inisiatif bersama, baik dalam memperkuat kehadiran budaya Indonesia di Prancis maupun dalam pelindungan warisan budaya,” ujar Pégard.
Kerja Sama Sastra Tandai 150 Tahun Perjalanan Arthur Rimbaud ke Jawa
Selain pelestarian warisan budaya dan perfilman, kedua negara memperkuat kerja sama di bidang sastra melalui penerjemahan, penerbitan, serta hubungan antarpengarang dan penerbit.
Tahun 2026 menjadi momentum peringatan 150 tahun perjalanan penyair Prancis Arthur Rimbaud ke Pulau Jawa pada 1876.
Dalam perjalanan tersebut, Rimbaud diketahui mengunjungi Semarang dan Salatiga.
Untuk memperingati hubungan sejarah tersebut, program residensi sastra Rimbaud 2026–2027 telah mulai dilaksanakan.
Penulis Prancis Louis-Philippe Dalembert menjadi peserta residensi pertama yang menjalani program di Semarang sejak September 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas hubungan sastra dan pertukaran pengetahuan antara kedua negara.
Fadli Zon Minta Kerja Sama Budaya Menghasilkan Program Nyata
Fadli Zon menegaskan bahwa seluruh kesepakatan kebudayaan Indonesia dan Prancis perlu ditindaklanjuti melalui kegiatan yang terukur dan berkelanjutan.
Menurutnya, pertukaran keahlian dan penguatan ekosistem budaya harus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kerja sama.
"Momentum positif ini harus diterjemahkan menjadi tindak lanjut yang nyata, resiprositas, pertukaran keahlian, serta pertumbuhan ekosistem budaya yang berkelanjutan sebagai fondasi penting bagi hubungan kedua negara," kata Fadli.
Pemerintah Indonesia berharap kerja sama tersebut dapat memperluas pengenalan budaya nasional di tingkat internasional sekaligus meningkatkan kemampuan pelestarian warisan budaya di dalam negeri.
- Penulis :
- Aditya Yohan




