HOME  ⁄  Lifestyle

Rumah Lebih Rapi Tanpa Beres-Beres Besar, Ahli Sarankan Singkirkan Tiga Barang Setiap Pekan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Rumah Lebih Rapi Tanpa Beres-Beres Besar, Ahli Sarankan Singkirkan Tiga Barang Setiap Pekan
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Tangan wanita melipat pakaian bersih, kaos oblong, celana jeans dan menaruhnya di keranjang cucian. Binatu, Pekerjaan rumah. (ANTARA/Shutterstock/myboys.me/pri.)

Pantau - Menjaga rumah tetap rapi dan bebas dari tumpukan barang dapat dilakukan melalui metode tiga barang atau 3-item rule, yakni kebiasaan menyingkirkan tiga barang yang sudah tidak digunakan setiap pekan tanpa harus melakukan kegiatan beres-beres besar.

Metode penataan rumah atau decluttering tersebut dinilai praktis karena membantu penghuni rumah mengurangi barang secara bertahap dengan waktu dan tenaga yang relatif sedikit.

Pengelola layanan penataan rumah Somewhat Simple Living, Stephanie Dulgarian, menjelaskan bahwa pendekatan tersebut dapat membuat kegiatan merapikan rumah terasa lebih ringan dan mudah dijalankan secara konsisten.

Sebagaimana dilansir dari Real Simple pada Selasa (3/11/2026), metode ini dapat diterapkan dengan menentukan satu hari setiap pekan untuk memilih tiga barang yang akan disumbangkan atau dibuang.

Barang yang dipilih dapat berasal dari berbagai bagian rumah, seperti lemari pakaian, kamar mandi, dapur, maupun tempat penyimpanan lainnya.

Metode Tiga Barang Bantu Kurangi Tumpukan di Rumah

Penyelenggara jasa penataan rumah Neat and Repeat Cleaning, Rachel Duffie, mengatakan metode tiga barang dapat menjadi pilihan bagi orang yang merasa kewalahan ketika harus merapikan seluruh isi rumah sekaligus.

Menurut Duffie, kegiatan beres-beres sering terasa berat karena seseorang membayangkan harus menyelesaikan pekerjaan dalam jumlah besar.

"Membersihkan seluruh lemari terdengar seperti sebuah proyek. Namun, menemukan tiga barang yang siap dilepaskan merupakan sesuatu yang dapat dilakukan dalam beberapa menit," kata Duffie.

Ia menjelaskan bahwa memilih tiga barang yang tidak lagi diperlukan dapat dilakukan dalam waktu singkat tanpa harus mengubah seluruh jadwal kegiatan sehari-hari.

Metode tersebut juga dapat membantu seseorang membangun kebiasaan mengurangi barang secara bertahap.

Jika dilakukan secara konsisten setiap pekan, seseorang dapat menyingkirkan sekitar 156 barang dalam satu tahun.

Pendekatan ini dinilai sesuai bagi orang dengan aktivitas padat maupun mereka yang kesulitan memulai kegiatan penataan rumah dalam skala besar.

Pilih Pakaian Tidak Muat hingga Barang Kedaluwarsa

Duffie menyarankan agar penerapan metode tiga barang dimulai dari benda yang tidak memiliki ikatan emosional.

Langkah tersebut dapat membantu seseorang mengambil keputusan lebih cepat ketika menentukan barang yang akan disimpan atau disingkirkan.

Beberapa barang yang dapat dipilih antara lain pakaian yang sudah tidak muat, barang rusak, serta benda yang jumlahnya berlebihan atau memiliki fungsi serupa.

Selain itu, kuitansi lama, produk yang telah melewati tanggal kedaluwarsa, dan buku petunjuk peralatan yang sudah tidak dimiliki juga dapat menjadi pilihan.

Barang-barang tersebut dapat diperiksa secara bertahap dari satu ruangan ke ruangan lainnya.

Untuk barang yang masih layak digunakan, penghuni rumah dapat mempertimbangkan untuk menyumbangkannya kepada orang yang membutuhkan.

Sementara itu, barang yang sudah rusak atau tidak dapat dimanfaatkan kembali dapat dibuang melalui cara pengelolaan sampah yang sesuai.

Gabungkan Kegiatan Merapikan Rumah dengan Rutinitas Harian

Duffie juga menyarankan agar metode tiga barang diterapkan bersamaan dengan kegiatan sehari-hari sehingga tidak terasa sebagai pekerjaan tambahan.

Sebagai contoh, ketika membuka lemari atau laci, seseorang dapat memperhatikan benda yang sudah lama tidak digunakan.

Barang yang terus dipindahkan karena menghalangi akses terhadap benda lain juga dapat menjadi pertimbangan untuk disingkirkan.

Dengan cara tersebut, proses merapikan rumah dapat dilakukan sedikit demi sedikit tanpa harus menyediakan waktu khusus dalam jumlah besar.

Metode ini juga tidak mengharuskan seseorang membersihkan satu ruangan secara menyeluruh dalam satu kesempatan.

Kegiatan dapat dimulai dari bagian kecil rumah yang paling sering digunakan atau paling mudah diperiksa.

Aturan Tiga Barang Tidak Harus Diterapkan Secara Kaku

Duffie menegaskan bahwa aturan tiga barang merupakan panduan sederhana dan tidak perlu dijalankan secara kaku.

Seseorang dapat menyingkirkan lebih dari tiga barang ketika memiliki waktu luang atau menemukan banyak benda yang sudah tidak diperlukan.

Sebaliknya, ketika sedang menghadapi jadwal padat, menyingkirkan satu barang tetap dapat menjadi bagian dari kebiasaan merapikan rumah.

Menurut Duffie, hal terpenting dalam metode ini adalah menjaga konsistensi agar barang yang tidak diperlukan tidak terus menumpuk.

Dengan menerapkan kebiasaan sederhana tersebut secara rutin, penghuni rumah dapat mengurangi penumpukan barang tanpa harus melakukan kegiatan penataan besar yang menyita waktu.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026