Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

DPR RI Serahkan Kendali Pemulihan Bencana Sumatera kepada Tito Karnavian, Satgas Pemerintah Mulai Ambil Alih Eksekusi

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

DPR RI Serahkan Kendali Pemulihan Bencana Sumatera kepada Tito Karnavian, Satgas Pemerintah Mulai Ambil Alih Eksekusi
Foto: Tangkapan layar - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Bencana DPR RI dengan pemerintah di Aceh, Sabtu 10/1/2026 (sumber: ANTARA/Fath Putra Mulya)

Pantau - DPR RI secara resmi menyerahkan kendali pemulihan bencana banjir dan tanah longsor di wilayah utara Sumatera kepada Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam rapat koordinasi antara Satgas Pemulihan Bencana DPR RI dan pemerintah yang berlangsung di Aceh pada hari Sabtu, 10 Januari 2026.

"Untuk itu, saya akan persilakan mulai saat ini kepada Pak Tito Karnavian sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera kemudian untuk memimpin sampai dengan selesainya bencana di Sumatera," ungkap Dasco dalam pernyataannya.

Dengan demikian, mulai hari itu, seluruh eksekusi penanganan banjir di Sumatera akan dijalankan oleh Satgas Pemerintah, sementara Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI tetap akan menyertai dan menjalankan fungsi pengawasan serta dukungan koordinatif.

"Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI akan menyertai, untuk kemudian menjalankan fungsinya, sebagai fungsi dari DPR, tentunya, membantu mengkoordinasikan Satgas Pemerintah untuk mengeksekusi kebijakan-kebijakan di lapangan," ia menjelaskan.

Satgas Pemerintah Dibentuk untuk Permudah Koordinasi Nasional

Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera dibentuk oleh pemerintah melalui Keputusan Presiden (Keppres) yang ditetapkan pada 8 Januari 2026.

Pembentukan satgas ini bertujuan untuk mempermudah koordinasi secara terintegrasi dan memungkinkan proses pemulihan pascabencana dilakukan secara nasional dan lebih fokus.

Menteri Tito Karnavian yang ditunjuk sebagai ketua satgas menyampaikan bahwa tugas utama tim ini adalah mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Ini memang mesin besar yang harus bergabung," ungkap Tito menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam proses pemulihan.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Tito Karnavian didampingi oleh empat wakil, yaitu Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, serta Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani.

Sementara itu, Tim Pengarah Satgas diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. Anggota pengarah lainnya meliputi seluruh menteri koordinator Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kinerja Satgas DPR Diapresiasi, Fokus Wilayah Belum Normal

Wakil Ketua DPR RI Dasco Ahmad menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI yang telah bekerja selama lebih dari sepuluh hari sejak dibentuk.

"Terima kasih saya sampaikan kepada kawan-kawan dari Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI serta para PIC dari kementerian lembaga yang telah bekerja keras selama kurang lebih 10 hari sejak Satgas dibentuk dan kemudian berposko di tempat ini," ucapnya.

Satgas Pemerintah sendiri telah dua kali menggelar rapat untuk memetakan wilayah terdampak bencana dan merancang strategi penanganan berdasarkan kategori kondisi wilayah.

Wilayah terdampak dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu belum normal, mendekati normal, dan sudah normal.

"Yang sudah mendekati normal dipoles-poles, bantuannya. Kalau yang setengah normal, sedikit agak serius. Dan kalau paling fokus adalah yang belum normal," ujar Tito menjelaskan skala prioritas pemulihan.

Penulis :
Shila Glorya