Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Wamendikdasmen: Amal Usaha Muhammadiyah Pilar Penting dalam Majukan Pendidikan dan Kesejahteraan Bangsa

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Wamendikdasmen: Amal Usaha Muhammadiyah Pilar Penting dalam Majukan Pendidikan dan Kesejahteraan Bangsa
Foto: (Sumber: Tabligh Akbar Milad ke-113 Muhammadiyah bertema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” di GOR Gajah Mada, Mojosari, yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Mojokerto, Minggu. ANTARA/HO-Tim Muhammadiyah.)

Pantau - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Fajar Riza Ul Haq, menegaskan bahwa amal usaha Muhammadiyah merupakan pilar penting dalam pembangunan pendidikan nasional sekaligus upaya memajukan kesejahteraan bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Fajar menghadiri Tabligh Akbar Milad ke-113 Muhammadiyah bertema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” di GOR Gajah Mada, Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

"Selama 113 tahun, Muhammadiyah telah membuktikan diri sebagai gerakan Islam berkemajuan yang menghadirkan solusi nyata bagi bangsa. Ribuan sekolah, madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi Muhammadiyah adalah pilar penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus memajukan kesejahteraan masyarakat," ungkap Fajar.

Muhammadiyah Mitra Strategis Transformasi Pendidikan Nasional

Fajar menyampaikan bahwa Muhammadiyah merupakan kekuatan sipil besar yang secara konsisten berkontribusi dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Ia menyebut bahwa sejak awal, Muhammadiyah memiliki orientasi kuat dalam membangun masyarakat Islam sejati melalui pendidikan dan pelayanan sosial.

"Inilah DNA Muhammadiyah yang berfokus pada membangun masyarakat. Membantu negara mewujudkan mencerdaskan kehidupan anak bangsa, di antaranya melalui pendidikan," ujarnya.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kata Fajar, menempatkan Muhammadiyah sebagai mitra strategis dalam agenda transformasi pendidikan nasional, terutama dalam hal mutu, pemerataan, dan penguatan karakter.

"Negara tidak bisa bekerja sendiri. Pendidikan membutuhkan partisipasi semesta. Muhammadiyah selama ini menjadi contoh bagaimana pendidikan dijalankan secara berkelanjutan, inklusif, dan berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan. Inilah modal penting kita menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Pemkab Mojokerto Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap peran besar Muhammadiyah di bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat.

"Pemerintah Kabupaten Mojokerto merasakan langsung kontribusi Muhammadiyah. Amal usaha Muhammadiyah telah membantu negara menghadirkan layanan pendidikan dan sosial yang berkualitas hingga ke tingkat akar rumput," ucap Albarra.

Ia menegaskan komitmen Pemkab untuk memperkuat sinergi dengan Muhammadiyah.

"Kami memandang Muhammadiyah sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah adalah kunci untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Mojokerto secara berkeadilan dan berkelanjutan," katanya.

Milad Muhammadiyah Jadi Ajang Konsolidasi dan Aksi Nyata

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Mojokerto, Nurwidji, menyampaikan bahwa Milad ke-113 menjadi momentum penting untuk konsolidasi gerakan dan penguatan peran Muhammadiyah di tingkat daerah.

“Tema Memajukan Kesejahteraan Bangsa kami wujudkan melalui penguatan pendidikan, dakwah pencerahan, kemandirian ekonomi, serta kepedulian sosial. Kehadiran Wamendikdasmen dan Bupati menjadi energi besar bagi seluruh kader Muhammadiyah di Mojokerto,” ujar Nurwidji.

Rangkaian kegiatan Milad ke-113 Muhammadiyah di Mojokerto meliputi:

Parade Drum Band

Walidah Kids Competition

Pertunjukan Seni Bela Diri Kolosal Tapak Suci

Apel Milad Kader dan Siswa Muhammadiyah

Konsolidasi Organisasi Tingkat Daerah

Expo Produk Unggulan UMKM dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM)

Pasar Sembako Murah bekerja sama dengan Disperindag

Muhammadiyah Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus berkhidmat bagi umat dan bangsa, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah.

Tujuannya adalah membentuk manusia Indonesia yang beriman, berilmu, dan berdaya saing dalam menghadapi masa depan.

Acara tersebut dihadiri oleh ribuan warga Muhammadiyah dan masyarakat umum.

Turut hadir:

Wamendikdasmen RI, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A.

Bupati Mojokerto, Dr. Muhammad Albarra, Lc., M.Hum.

Wakil Sekretaris PWM Jawa Timur, Moh Mudzakkir, Ph.D

Ketua PDM Kabupaten Mojokerto, Dr. Nurwidji, M.H.A., M.Si.

Penulis :
Gerry Eka