
Pantau - Partai Gema Bangsa secara resmi mendeklarasikan diri sebagai kekuatan politik baru dengan tujuan menjadi wadah perjuangan yang menjunjung tinggi integritas, keadilan sosial, dan kemajuan bangsa.
Deklarasi Resmi dan Visi Perjuangan
Deklarasi Partai Gema Bangsa dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Sabtu (17/1/2025), bertepatan dengan satu tahun perjalanan partai tersebut dalam membangun struktur kelembagaan di seluruh Indonesia.
Ketua Panitia Deklarasi Partai Gema Bangsa, Joko Nugroho, dalam konferensi pers pra deklarasi di Jakarta pada Jumat (16/1/2025), menyatakan bahwa deklarasi ini merupakan awal dari gerakan politik baru yang disebut Gerakan Mandiri Bangsa.
"Deklarasi ini juga menandai sebuah Gerakan Mandiri Bangsa, yaitu gerakan politik yang bertujuan mewujudkan Indonesia Mandiri, berdaulat dalam pengambilan keputusan politik, ekonomi, dan pembangunan nasional," ungkapnya.
Partai Gema Bangsa diluncurkan pada 17 Januari 2024 oleh para pendiri dan inisiatornya.
Dalam satu tahun, partai ini telah membentuk 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di tingkat provinsi dan 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di tingkat kabupaten/kota.
Kini, jajaran partai menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam dinamika politik nasional.
Partai Gema Bangsa membawa tiga visi utama sebagai arah perjuangan politiknya, yaitu Indonesia Mandiri, Desentralisasi Politik, dan Indonesia Reborn.
Visi Indonesia Mandiri dimaknai sebagai upaya menciptakan bangsa yang tidak bergantung pada kekuatan asing serta mampu mengelola sumber daya sendiri dan menempatkan kepentingan rakyat sebagai pusat kebijakan.
"Kemandirian tersebut mencakup kemandirian ekonomi dan politik, di mana petani, nelayan, serta pelaku UMKM berdaulat atas sumber penghidupan dan pasar, serta kebijakan nasional berpihak pada kepentingan rakyat," ia mengungkapkan.
Visi Desentralisasi Politik menekankan pentingnya membangun demokrasi dari daerah secara desentralistik, egaliter, dan inklusif.
Partai Gema Bangsa meyakini bahwa demokrasi tidak bisa dibangun secara sentralistik dan elitis, melainkan harus melibatkan kepemimpinan lokal yang memahami karakter wilayahnya masing-masing.
Solusi yang ditawarkan adalah pemberian kewenangan politik kepada pimpinan partai di daerah.
Visi terakhir, Indonesia Reborn, merupakan ajakan untuk melakukan pembaruan tata kelola politik dan pembangunan nasional agar lebih bermoral, inklusif, dan berkelanjutan.
Menurut Partai Gema Bangsa, Indonesia perlu meninggalkan pola lama yang tidak relevan dan membuka ruang lebih luas bagi generasi muda sebagai pelaku perubahan.
Hadirkan Berbagai Kalangan dan Tunjukkan Kesiapan Politik
Deklarasi tersebut dihadiri oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat, perwakilan dari 38 DPW dan 514 DPD dari seluruh Indonesia.
Tamu undangan berasal dari berbagai kalangan, termasuk pejabat negara, tokoh publik, pimpinan partai politik, akademisi, mahasiswa, petani, nelayan, dan buruh.
Dengan deklarasi ini, Partai Gema Bangsa menyatakan kesiapan untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan demokrasi dan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
- Penulis :
- Arian Mesa







