
Pantau - Pemerintah akan memasukkan kebijakan dekarbonisasi ke dalam Rancangan Undang-Undang Sistem Transportasi Nasional (RUU Sistranas) sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem transportasi nasional yang lebih ramah lingkungan dan terintegrasi.
Bab Khusus Dekarbonisasi Jadi Tulang Punggung Regulasi Transportasi Nasional
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa kebijakan dekarbonisasi akan dimuat secara khusus dalam Bab ke-11 RUU Sistranas.
"Bab ke-11 akan menjadi tulang belakang terkait dengan dekarbonisasi. Jadi, ada muatan dekarbonisasi yang kami masukkan di Sistranas ini, yaitu terkait dengan lingkungan hidup dan konservasi energi," ungkap AHY saat membuka acara Town Hall Meeting: Akselerasi Dekarbonisasi Transportasi di Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.
AHY menyebut bahwa sistem transportasi Indonesia saat ini masih diatur secara terpisah dalam berbagai undang-undang sektoral, seperti:
- Undang-Undang tentang Perkeretaapian
- Undang-Undang tentang Pelayaran
- Undang-Undang tentang Penerbangan
"Scattered (terpencar), terkadang terjadi overlapping (tumpang tindih). Oleh karena itu, inisiatif yang kami kawal saat ini adalah menghadirkan sebuah sistem transportasi nasional yang diwadahi dalam sebuah undang-undang," jelasnya.
Sistem Terintegrasi Jadi Solusi Transportasi Nasional
RUU Sistranas saat ini telah memasuki tahap pembahasan di Panitia Antar-Kementerian (PAK) dan dirancang memiliki 18 bab yang mengatur secara menyeluruh sistem transportasi Indonesia.
"Kalau lahir, maka ini bisa menjadi guidance (panduan), menjadi referensi buat kita semua," kata AHY.
Ia menegaskan bahwa RUU ini tidak hanya akan menjadi dasar hukum untuk sistem transportasi nasional, tetapi juga menjadi instrumen integrasi moda transportasi lintas sektor—mulai dari darat, laut, hingga udara.
Menurut AHY, sistem transportasi Indonesia masih menghadapi tantangan karena pengelolaan yang bersifat sektoral dan parsial, sehingga belum efisien dan kurang terkoordinasi.
Pemerintah, ujarnya, berkomitmen untuk membangun sistem transportasi yang lebih terintegrasi dan efisien, yang juga mendukung target dekarbonisasi nasional dalam menghadapi tantangan lingkungan dan perubahan iklim.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







