HOME  ⁄  Nasional

Kehadiran Beruang Madu dan Lutung Merah di IKN Jadi Tanda Ekosistem Kota Hutan Mulai Terbentuk

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Kehadiran Beruang Madu dan Lutung Merah di IKN Jadi Tanda Ekosistem Kota Hutan Mulai Terbentuk
Foto: Rusa Sambar di kawasan hutan Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur (sumber: Humas OIKN)

Pantau - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyatakan kemunculan kembali berbagai satwa liar seperti Beruang Madu, Lutung Merah, Rusa Sambar, dan sejumlah jenis burung di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi bukti bahwa ekosistem kota hutan yang dibangun melalui program reforestasi sejak 2022 mulai terbentuk.

OIKN menilai kembalinya satwa liar tersebut menjadi indikator bahwa habitat alami di kawasan Nusantara mulai pulih dan mampu mendukung perkembangan keanekaragaman hayati.

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono mengatakan, "Kehadiran beragam satwa liar tersebut menjadi salah satu tanda bahwa ekosistem yang sehat mulai terbentuk, seiring upaya mengembalikan fungsi alami kawasan melalui konsep smart-forest city."

Reforestasi Tingkatkan Keanekaragaman Hayati

IKN dikembangkan sebagai kota hutan dengan target sekitar 65 persen wilayahnya berupa hutan hujan tropis Kalimantan hasil reforestasi.

Kawasan yang kini menjadi IKN sebelumnya didominasi Hutan Tanaman Industri (HTI) Eukaliptus.

Penanaman pohon yang dilakukan secara berkelanjutan disebut telah meningkatkan keanekaragaman hayati di kawasan tersebut.

Basuki menegaskan, "Pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada upaya mengembalikan kehidupan alam agar dapat tumbuh berdampingan dengan aktivitas manusia."

Menurut Basuki, peringatan Hari Lingkungan Hidup di IKN tidak hanya dilakukan satu kali dalam setahun karena upaya menjaga lingkungan dijalankan setiap hari.

Ia mengungkapkan, "Hasilnya, kini kita mulai melihat berbagai satwa seperti Beruang Madu dan Lutung Merah kembali terpantau di kawasan IKN. Ini menunjukkan bahwa ekosistem yang kita bangun mulai hidup dan memberikan ruang bagi keanekaragaman hayati untuk berkembang."

Penanaman Pohon Digelar di Wanagama IKN

Pada Jumat, 5 Juni 2026, OIKN bersama PT Pamapersada Nusantara dan Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar kegiatan penanaman pohon untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di kawasan Wanagama IKN.

Kegiatan tersebut mengusung tema "Rooting for Future."

Acara dihadiri oleh Kepala OIKN Basuki Hadimuljono, Rektor UGM Ova Emilia, dan Direktur Utama PT Pamapersada Nusantara Muhammad Zainal Arifin.

Wanagama IKN memiliki luas sekitar 621 hektare dan berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.

Kawasan tersebut berfungsi sebagai pusat pendidikan, pusat penelitian, kawasan restorasi ekosistem hutan hujan tropis, serta pendukung visi IKN sebagai kota yang selaras dengan alam.

OIKN menyebut menanam pohon dan menjaga lingkungan kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tinggal dan bekerja di Nusantara.

Penulis :
Leon Weldrick