
Pantau - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dinilai perlu segera mendapatkan penguatan kelembagaan dan hukum dalam rangka menjaga iklim persaingan usaha yang sehat dan berkeadilan di Indonesia.
Penguatan ini dinilai mendesak dalam konteks revisi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, saat memimpin pertemuan dengan para akademisi Universitas Sumatra Utara (USU) di Medan pada Jumat, 6 Februari 2026.
Adisatrya menjelaskan bahwa dinamika dunia usaha saat ini semakin kompleks dan menuntut KPPU memiliki kewenangan yang memadai serta dukungan sumber daya yang kuat.
Menurutnya, tanpa adanya penguatan, upaya pengawasan terhadap praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat tidak akan berjalan secara optimal.
KPPU Dinilai Lemah dalam Eksekusi Putusan
Salah satu kelemahan KPPU yang menjadi sorotan adalah tidak adanya kemampuan untuk mengeksekusi putusan hukum yang telah berkekuatan hukum tetap.
"Memang, selama ini banyak sekali yang meremehkan KPPU, karena tidak punya kemampuan eksekusi. Nah, ini ada permohonan juga untuk didukung supaya mereka punya kemampuan itu. Paling tidak dunia usaha yang dihukum itu, bisa menjaminkan asetnya," ungkapnya.
Adisatrya menekankan bahwa KPPU tidak hanya berfungsi sebagai penegak hukum dalam sektor persaingan usaha.
Lembaga ini juga memiliki peran strategis dalam memberikan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah untuk menciptakan ekosistem usaha yang kondusif dan berpihak pada kepentingan publik.
Perlindungan untuk UMKM dan Konsumen
Lebih lanjut, ia menilai bahwa penguatan KPPU akan berdampak langsung terhadap perlindungan pelaku usaha kecil dan konsumen.
Politisi PDI-Perjuangan ini berharap agar seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan dukungan nyata terhadap KPPU dalam menjalankan tugasnya.
"Dengan kita perkuat KPPU, pasar harusnya jadi lebih efisien dan kompetisi yang lebih sehat bagi dunia usaha. Sehingga, dengan kondisi itu kita harapkan kompetisinya lebih kuat, lebih berinovasi, dan lebih kreatif," ia mengungkapkan.
- Penulis :
- Arian Mesa








