
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra membuka peluang kajian pembebasan visa secara timbal balik serta kerja sama penerbangan dengan Uni Emirat Arab untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Ia menyampaikan, "Khususnya untuk mendukung peningkatan layanan jamaah umrah," ungkapnya.
Yusril menyambut baik meningkatnya mobilitas masyarakat Indonesia dan UEA di bidang keimigrasian dan transportasi udara serta mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin di sektor perdagangan dan energi minyak dan gas.
Ia juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor strategis.
Ia menyatakan, “Pembentukan Danantara sebagai lembaga investasi pemerintah serta kerja sama dengan Dubai Fund diharapkan dapat mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.
Yusril menegaskan bahwa kerja sama Indonesia dan UEA berpotensi diperluas ke bidang pendidikan, ketenagakerjaan, dan kesehatan.
Ia mengapresiasi dukungan UEA dalam pembangunan masjid dan fasilitas kesehatan di Indonesia serta berharap kerja sama kedokteran dapat ditingkatkan untuk mengatasi keterbatasan dokter dan rumah sakit berteknologi tinggi.
Duta Besar UEA untuk Indonesia Abdulla Salem Aldhahheri menyampaikan bahwa Etihad Airways merencanakan pembukaan penerbangan langsung rute Abu Dhabi–Medan dan Abu Dhabi–Surabaya.
Emirates Airlines saat ini sedang mengurus perizinan pengoperasian pesawat berbadan lebar untuk meningkatkan konektivitas penerbangan Indonesia–UEA.
Dubes UEA menegaskan bahwa hubungan bilateral Indonesia–UEA terus berkembang signifikan seiring tiga kali kunjungan Presiden RI ke UEA dan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara.
Terdapat pula rencana kunjungan presiden UEA ke Indonesia dalam waktu mendatang.
Ia menyatakan, “Hubungan bilateral yang sebelumnya berfokus pada sektor tradisional seperti pelabuhan dan minyak kini telah berkembang ke sektor strategis, antara lain energi terbarukan, pertahanan, kesehatan, dan pendidikan,” tegasnya.
Kerja sama konkret yang telah terjalin antara lain pendirian rumah sakit jantung di Solo, pengembangan pusat studi bakau di Bali, serta kerja sama pendidikan antara Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta dan Universitas Zayed di bidang humaniora.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka lapangan kerja dan mendorong alih pengetahuan.
Dubes UEA juga mengapresiasi kemudahan layanan keimigrasian bagi warga negara UEA yang jumlahnya terus meningkat di Indonesia serta mencatat potensi kerja sama yang perlu diperkuat termasuk di sektor panas bumi bersama PT Pertamina Persero Tbk. yang saat ini belum sepenuhnya bersifat bilateral.
- Penulis :
- Aditya Yohan







