
Pantau - TNI Angkatan Darat menyatakan kesiapannya memfasilitasi pendidikan komponen cadangan (komcad) bagi 4.000 aparatur sipil negara (ASN) yang dicanangkan oleh Kementerian Pertahanan sebagai bagian dari sistem pertahanan negara.
TNI AD Siap Maksimalkan Fasilitas untuk Pendidikan Komcad ASN
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan bahwa pihaknya akan menyiapkan fasilitas pelatihan secara maksimal untuk mendukung program ini.
"Jadi kalau apa yang kami punya nanti petunjuknya bagaimana kita siapkan semaksimal mungkin apa yang kita bisa. Jadi memang yang paling punya banyak fasilitas untuk berlatih saya kira Angkatan Darat," ungkapnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (11/2).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pelaksanaan teknis program ini masih menunggu kebijakan resmi dari Markas Besar (Mabes) TNI karena akan melibatkan seluruh matra.
"Kebijakan ini saya kira dari Mabes TNI nanti. Mungkin lebih detail ditanya ke Mabes TNI. Perencanaan ini kan pasti nanti pelaksanaannya dilakukan oleh [TNI Angkatan] Darat, Laut, dan Udara," ia menambahkan.
Pendidikan Dimulai April, ASN Tidak Tinggalkan Tugas
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menyatakan bahwa pelatihan dasar komcad bagi 4.000 ASN direncanakan mulai dilaksanakan pada April 2026.
"Mungkin nanti di akhir bulan depan. April mungkin kira-kira akan kita mulai nanti," ujar Donny saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2).
Para ASN yang mengikuti program ini akan berasal dari berbagai kementerian dan lembaga. Nama-nama peserta akan diajukan oleh masing-masing instansi, kemudian diseleksi untuk memastikan kelayakan.
"Nanti akan kita seleksi, [kalau] memenuhi syarat, baru kita mulai program tersebut," jelasnya.
Donny memastikan bahwa pelatihan ini tidak akan mengganggu tugas utama ASN, karena hanya berlangsung sekitar dua bulan.
"Saya rasa ini akan sejalan dengan tugas mereka di ASN, ya. Ini kan hanya sekitar dua bulan mereka mendapatkan pelatihan komcad ini. Setelah itu, mereka kembali lagi melaksanakan tugas sebagai ASN. Jadi, tidak ada halangan ataupun konflik dari tugas-tugas mereka nantinya," tegasnya.
Komcad ASN Didorong Menumbuhkan Nasionalisme
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan bahwa 4.000 ASN dari kementerian dan lembaga di Jakarta akan diikutsertakan dalam pendidikan komcad pada semester pertama tahun ini.
Program ini bertujuan menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air dalam diri para ASN sebagai bagian dari pengabdian kepada negara.
ASN yang akan mengikuti pelatihan dasar militer ini berada dalam rentang usia 18 hingga 35 tahun.
Pernyataan tersebut disampaikan Sjafrie saat memberikan materi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia dalam kegiatan retret di Pusat Kompetensi Bela Negara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (31/1).
- Penulis :
- Arian Mesa







