
Pantau - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Singapore Armed Forces (SAF) memperkuat kerja sama pertahanan bilateral melalui sidang ke-22 TNI-Singapore Armed Forces Annual Staff Meeting (TSASM) Tahun 2026 yang berlangsung di Singapura pada 2-4 Juni 2026.
Forum Strategis Evaluasi Kerja Sama Pertahanan
Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengatakan delegasi TNI dalam sidang tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon.
"Kegiatan itu berlangsung selama dua hari, Selasa (2/6) hingga Kamis (4/6)," kata Agung dalam keterangannya.
Ia menjelaskan TSASM merupakan forum konsultasi strategis tahunan antara TNI dan SAF untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan kedua negara.
"Sidang ke-22 TSASM dipimpin bersama oleh Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff – Joint Staff Singapore Armed Forces, Brigadier General Chan Ching Hao," ungkapnya.
Sebelum sidang utama digelar, Kasum TNI melakukan kunjungan kehormatan atau courtesy call kepada COS-JS SAF guna mempererat hubungan profesional antara kedua angkatan bersenjata.
Bahas Intelijen hingga Logistik Bersama
Dalam pertemuan tersebut, kedua delegasi membahas perkembangan sejumlah mekanisme kerja sama bilateral di bidang pertahanan Indonesia dan Singapura.
Forum tersebut meninjau laporan kemajuan Indonesia-Singapore Joint Intelligence Committee (ISJIC), Indonesia-Singapore Joint Operations and Exercise Committee (ISJOEC), Indonesia-Singapore Joint Education and Staff Planning Committee (ISJESPC), serta Indonesia-Singapore Joint Logistics Committee (ISJLC).
Selain mengevaluasi program yang telah berjalan, kedua pihak juga membahas isu-isu strategis pertahanan serta rencana pelaksanaan TSASM berikutnya.
"Kasum TNI menyampaikan bahwa hubungan kerja sama antara TNI dan SAF selama ini telah berkembang secara positif dan konstruktif, serta memberikan kontribusi penting dalam membangun rasa saling percaya, meningkatkan interoperabilitas, dan memperkuat stabilitas kawasan," ujar Agung.
Komitmen Perkuat Stabilitas Kawasan
Agung menambahkan kedua negara berkomitmen terus mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan kepentingan bersama.
Delegasi Indonesia yang hadir terdiri atas unsur Mabes TNI, Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Atase Pertahanan Republik Indonesia di Singapura, serta personel Pusat Kerja Sama Internasional (Puskersin) TNI.
Pada akhir sidang, kedua ketua delegasi menandatangani Risalah Sidang ke-22 TSASM sebagai bentuk kesepakatan atas hasil pembahasan dan arah tindak lanjut kerja sama pertahanan bilateral.
"Penandatanganan risalah tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kemitraan pertahanan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada perdamaian serta stabilitas kawasan," kata Agung.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





