
Pantau - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meminta 1.773 aparatur sipil negara (ASN) yang telah menyelesaikan pendidikan Komponen Cadangan (Komcad) untuk menjadi teladan di kementerian dan lembaga tempat mereka bertugas saat memberikan pembekalan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026).
Sjafrie menegaskan keberadaan ASN Komcad di berbagai instansi diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja birokrasi serta kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.
Ia mengungkapkan, "Jadi ini adalah kebanggaanmu, bahwa kamu semua akan menunjukkan kepada menteri-menterimu bahwa birokrasi di kementerian dan pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) memiliki teladan, dan teladan itu adalah kalian semua."
Bekal Nasionalisme, Patriotisme, dan Profesionalisme
Menurut Sjafrie, para peserta telah memperoleh berbagai pembelajaran selama mengikuti pelatihan dasar kemiliteran (Latsarmil) bersama TNI selama satu setengah bulan.
Materi yang diberikan meliputi nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme sebagai bekal dalam menjalankan tugas sebagai ASN sekaligus anggota Komcad.
Sjafrie menilai pemahaman terhadap nasionalisme dan patriotisme dapat memperkuat semangat cinta tanah air serta pengabdian kepada bangsa.
Ia menegaskan bahwa perpaduan nasionalisme dan profesionalisme akan mendorong ASN Komcad memberikan kinerja terbaik di lingkungan kerja masing-masing.
Ia mengungkapkan, "Kalian sudah menjawab panggilan negara sebagai Komcad ASN dan akan meningkatkan kualitas pekerjaan di lingkungan kementerian dan lembaga."
Siap Berkolaborasi dengan TNI untuk Pertahanan Negara
Selain menjalankan tugas sebagai ASN, anggota Komcad diharapkan siap berkolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung pertahanan negara.
Sjafrie mengatakan, "Rakyat meminta tanggung jawab kepada para ASN yang sebentar lagi akan menjadi perwira Komcad untuk tampil bersama Tentara Nasional Indonesia sebagai komponen utama dalam menghadapi tantangan masa depan bangsa Indonesia."
Sebanyak 1.773 ASN peserta pendidikan Komcad berasal dari berbagai instansi pemerintah di Jakarta.
Sebelum menjalani pendidikan, para peserta dilepas oleh Kepala Badan Cadangan Pertahanan Kementerian Pertahanan Gabriel Lema di Lanud Halim Perdanakusuma pada 22 April 2026.
Pelatihan dasar kemiliteran berlangsung selama satu setengah bulan di sejumlah fasilitas milik TNI.
Lokasi pelatihan meliputi Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes), Skadron Pendidikan (Skadik) 301, Pusat Bahasa TNI Angkatan Udara (Pusbahasa AU), Kodam Jaya, dan Pasmar 1 Marinir Cilandak.
Setelah gelombang pertama selesai, Kementerian Pertahanan berencana membuka pendidikan Komcad ASN gelombang kedua dengan kuota mencapai 2.000 peserta.
Program Komcad ASN merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat komponen cadangan pertahanan negara sekaligus membangun karakter ASN yang berjiwa nasionalis, patriotis, dan profesional.
- Penulis :
- Shila Glorya





