
Pantau - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meminta anggota Komponen Cadangan (Komcad) dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan bela negara.
Pernyataan itu disampaikan Sjafrie saat memberikan pembekalan kepada 1.773 ASN yang akan dilantik menjadi Komcad di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu.
“Kita (Kemhan) menggunakan biaya yang diberikan oleh rakyat untuk melatih para ASN ini, sehingga mereka (anggota Komcad ASN) bisa menjadi kepercayaan rakyat di saat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mengalami keadaan tantangan ataupun gangguan, ancaman yang ditujukan kepada negara,” ungkapnya.
Sjafrie menegaskan para ASN Komcad harus mampu membalas kepercayaan masyarakat dengan meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja di instansi masing-masing.
Didorong Jadi Birokrat Andal dan Berintegritas
Menurut Sjafrie, disiplin dan semangat cinta tanah air yang diperoleh selama pendidikan Komcad harus diterapkan dalam tugas sehari-hari sebagai aparatur negara.
Ia meyakini anggota Komcad ASN dapat menjadi teladan serta melahirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
Selain meningkatkan pelayanan publik, para ASN Komcad juga diharapkan mampu memperkuat kualitas birokrasi dan menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai tantangan bangsa.
Siap Berkolaborasi dengan TNI
Sjafrie juga meminta para ASN Komcad siap berkolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara.
“Rakyat meminta tanggung jawab kepada para ASN yang sekarang sebentar lagi akan menjadi Perwira Komcad untuk ikut tampil bersama-sama Tentara Nasional Indonesia sebagai komponen utama yang akan bersama-sama menyelesaikan hal-hal yang berhubungan dengan tantangan masa depan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Di akhir pembekalan, Sjafrie berharap para ASN tetap menjaga semangat nasionalisme dan etos kerja ketika kembali bertugas di instansi masing-masing.
Sebanyak 1.773 ASN dari berbagai instansi pemerintah di Jakarta telah menjalani pelatihan dasar militer selama satu setengah bulan di sejumlah fasilitas milik TNI, termasuk Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, dan Pasmari 1 Marinir Cilandak.
Setelah gelombang pertama selesai, Kementerian Pertahanan berencana membuka pelatihan Komcad ASN gelombang kedua dengan kuota sekitar 2.000 peserta.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





