
Pantau - Ulama karismatik Aceh Tgk Ishak Malem atau yang dikenal sebagai Abi Lamkawe mengajak masyarakat mengawali Ramadhan 1447 Hijriah dengan memperbanyak ibadah taubat kepada Allah SWT saat menjadi penceramah tarawih perdana di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.
"Marilah awali perjumpaan bulan suci Ramadhan dengan ibadah tubu ilallah (bertaubat kepada Allah SWT), taubatan nasuha," kata Abi Lamkawe.
Pelaksanaan tarawih perdana tahun ini berlangsung berbeda dari sebelumnya karena hujan deras yang mengguyur Banda Aceh sejak sore hingga malam sehingga jumlah jamaah tidak membludak sampai ke pelataran masjid.
Dalam tausiyahnya, Wakil I Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman menjelaskan bahwa taubat merupakan ibadah istimewa setelah iman karena termasuk amalan hati atau batin.
Ia menerangkan adanya amalan zahir dan batin serta amalan shaleh dan thaleh atau maksiat yang juga termasuk dalam kategori amalan batin.
Menurutnya, se shaleh-shaleh amalan batin adalah iman kemudian diikuti taubat, ikhlas, khusyuk, dan tawajhuk sebagai amalan yang dikerjakan oleh hati.
Sementara amalan zahir adalah amalan yang dilakukan oleh jawarih atau anggota tubuh dan yang paling afdhal di antara amalan zahir adalah Islam.
"Kenapa, dalam rukun iman dan rukun Islam. Asyhadu alla ilaaha illallaah, kembali kepada rukun Islam. Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah itu rukun iman. Ikrar bil lisan, tasdik bil qalbi," ujarnya.
Abi kembali menegaskan pentingnya memulai Ramadhan dengan taubat yang sungguh-sungguh sesuai anjuran Allah SWT kepada orang-orang beriman.
"Mari untuk malam ini, kami mengajak kepada kita semua untuk mengawali bulan Ramadhan dengan ibadah taubat. Sebagaimana Allah menganjurkan kepada kita, wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kamu kepada Allah SWT," tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa taubatan nasuha adalah taubat yang dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT dan bukan karena dorongan musibah seperti sakit.
"Artinya, sebelum datang musibah seperti demikian (sakit), mari kita bertaubat dengan taubat nasuha," katanya.
Abi juga mengajak jamaah untuk mempelajari lebih dalam tentang ibadah taubat agar pelaksanaannya benar dan diterima oleh Allah SWT.
"Di mana saja, kapan saja kita bisa taubat kepada Allah SWT. Sambil duduk-duduk kita bisa bertaubat," demikian Abi Lamkawe.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








