
Pantau - Sejumlah warga mengapresiasi sarana dan prasarana yang disediakan dalam kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026), karena membuat acara berlangsung lebih nyaman.
Fasilitas Pendukung Mudahkan Peserta Mengikuti Acara
Aliyah (58), Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Babakan Peundeuy, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, mengaku puas dengan fasilitas yang disediakan panitia.
"Di sini enak, ada toilet, deket tempat wudhu," ujar Aliyah.
Aliyah memilih duduk cukup jauh dari panggung utama, tetapi tetap dapat mengikuti rangkaian kegiatan melalui layar lebar yang tersedia.
"Di sini kami lihat ada video. Cukup, alhamdulillah," kata Aliyah.
Selain layar lebar, area luar juga dilengkapi pengeras suara sehingga peserta tetap dapat mengikuti kegiatan meski berada jauh dari panggung utama.
Muhammad Daffa Syabana (14), santri dari salah satu pondok pesantren di Bekasi, Jawa Barat, juga mengaku senang dengan bingkisan yang diberikan panitia.
"Alhamdulillah seneng. Nanti bakal dipakai," ujar Daffa.
Bingkisan berwarna biru muda yang diterima Daffa berisi sajadah dan sarung.
Muhammad Sadam (14) juga menyampaikan rasa senangnya setelah mendapatkan perlengkapan ibadah dari panitia.
"Dapat (konsumsi) di bus. Iya, dikasihnya di bus," kata Sadam.
Selain perlengkapan ibadah, peserta juga mendapatkan makanan ringan dan minuman yang dibagikan di dalam bus.
Zikir Kebangsaan Dihadiri Ribuan Warga
Ribuan warga dengan pakaian serba putih memadati kawasan Monas untuk menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan yang berlangsung di Lapangan Monas, Jakarta.
Kementerian Agama memperkirakan kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 ribu orang dari berbagai wilayah Indonesia.
Peserta yang hadir mendapatkan suvenir dari Istana Kepresidenan Republik Indonesia berupa sajadah, mukena untuk perempuan, dan sarung untuk laki-laki.
Kegiatan tersebut terbuka untuk umum dan berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 21.30 WIB.
Zikir dan Doa Kebangsaan digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.
- Penulis :
- Shila Glorya



