Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kementerian PU Siapkan Tambahan 10 Ruas Tol Fungsional Sepanjang 290,855 Km untuk Dukung Mudik Lebaran 2026

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kementerian PU Siapkan Tambahan 10 Ruas Tol Fungsional Sepanjang 290,855 Km untuk Dukung Mudik Lebaran 2026
Foto: Ilustrasi: Sejumlah pengendara melintasi ruas tol Salatiga-Boyolali di Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah (sumber: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Pantau - Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan tambahan 10 ruas tol fungsional sepanjang 290,855 kilometer untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti menyampaikan, "Kami menyiapkan tambahan 10 ruas tol fungsional sepanjang 290,855 km".

Penambahan ruas tol fungsional tersebut ditujukan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.

Daftar Ruas Tol Fungsional yang Disiapkan

Sepuluh ruas tol fungsional yang disiapkan meliputi Ruas Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1.

Kemudian Ruas Tol Palembang-Betung Seksi 1-2-3-4.

Selanjutnya Ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 1-2-3.

Selain itu Ruas Tol Solo-Yogyakarta Seksi Prambanan-Purwomartani.

Serta Ruas Tol Yogyakarta-Bawen Seksi Ambarawa-Bawen.

Kesiapan Infrastruktur dan Prediksi Pergerakan Pemudik

Kementerian PU memastikan kesiapan menyeluruh baik pada jalan tol maupun jalan nasional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Diana mengatakan, "Untuk jalan tol, saat ini terdapat 76 ruas jalan tol yang telah beroperasi dengan total panjang 3.115,98 km, didukung oleh 136 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP/rest area),".

Saat ini tercatat 76 ruas jalan tol telah beroperasi dengan total panjang 3.115,98 kilometer.

Jalan tol tersebut didukung oleh 136 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP/rest area).

Selain itu tersedia 189 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Terdapat pula 539 gerbang tol yang mendukung operasional jalan tol.

Sementara itu Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memprediksi sekitar 144 juta orang akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 H berdasarkan hasil survei nasional.

Jumlah tersebut berpotensi meningkat dibandingkan realisasi jumlah pemudik pada tahun sebelumnya.

Operasional posko angkutan Lebaran akan berlangsung pada 13–29 Maret 2026 untuk mengoordinasikan seluruh moda transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian.

Sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan termasuk pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas dengan pengecualian bagi kendaraan pengangkut bahan pokok, bahan bakar minyak, dan kebutuhan penting lainnya sesuai Surat Keputusan Bersama lintas kementerian.

Kementerian Perhubungan bersama Korps Lalu Lintas Polri juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow, sistem satu arah (one way), dan ganjil genap di sejumlah ruas tol yang berpotensi padat.

Penulis :
Arian Mesa