Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

OJK Kediri Gencarkan Literasi Keuangan Syariah bagi 200 Pelajar SMP di Ngawi Lewat Program School of Syariah

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

OJK Kediri Gencarkan Literasi Keuangan Syariah bagi 200 Pelajar SMP di Ngawi Lewat Program School of Syariah
Foto: Kegiatan edukasi literasi keuangan syariah sejak dini yang digelar OJK Kediri di Ngawi, Jawa Timur (sumber: OJK Kediri)

Pantau - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri, Jawa Timur, memberikan edukasi literasi keuangan syariah sejak dini kepada 200 pelajar SMP di Kabupaten Ngawi, Rabu, 25 Februari 2026, sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan inklusi keuangan syariah.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program School of Syariah (SOS) yang digagas OJK Kediri dan dilaksanakan di salah satu lokasi di Kabupaten Ngawi.

Program ini terselenggara melalui kolaborasi antara OJK Kediri, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Ngawi, dan PT BPRS Kabupaten Ngawi Perseroda.

Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri menegaskan pentingnya edukasi literasi keuangan terutama bagi pelajar sebagai bekal menghadapi perkembangan sektor jasa keuangan.

Ia menyampaikan, "Capaian literasi ini menjadi modal penting untuk terus mendorong peningkatan inklusi keuangan syariah," dalam keterangan yang diterima di Kediri.

Perkuat Pemahaman Sejak Usia Sekolah

Ismirani menjelaskan bahwa program School of Syariah dirancang untuk menanamkan pemahaman pengelolaan keuangan syariah dan membangun kebiasaan menabung sejak usia dini.

Ia mengungkapkan, "Melalui School of Syariah, kami ingin memperkuat pemahaman tersebut sejak usia sekolah, agar generasi muda tidak hanya mengenal, tetapi juga percaya diri memanfaatkan produk keuangan syariah secara bijak dan bertanggung jawab. Inilah langkah nyata membuka jalan kebaikan bersama keuangan syariah,”.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar memperoleh materi mengenai pengelolaan keuangan sejak dini, manajemen uang saku, kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal dan judi daring, serta pengenalan produk dan layanan perbankan syariah yang legal dan diawasi oleh OJK.

Dukungan Pemerintah Daerah dan Data SNLIK 2025

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan apresiasi dan dukungan atas pelaksanaan kegiatan SOS di Kabupaten Ngawi sebagai investasi strategis membentuk generasi cerdas finansial.

Ia menegaskan, "Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas finansial dan menjadi agen literasi keuangan syariah di lingkungannya,".

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK 2025, tingkat literasi keuangan syariah masyarakat mencapai 43,42 persen, sedangkan tingkat inklusi keuangan syariah tercatat sebesar 13,41 persen.

Data tersebut menunjukkan ruang pertumbuhan yang masih terbuka sehingga edukasi seperti School of Syariah diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah secara lebih luas.

Kegiatan edukasi ini juga menjadi bagian dari rangkaian kampanye nasional Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 yang mengusung tema "Membuka Jalan Kebaikan Bersama Keuangan Syariah".

Penulis :
Shila Glorya