
Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) versi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai berjalan pada 2027.
Dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta serta para kepala sekolah, Pramono menyampaikan keinginannya menghadirkan LPDP Jakarta.
“Salah satu yang betul-betul saya ingin canangkan adalah mempunyai LPDP Jakarta. Apakah bisa? Saya yakin bisa,” ujarnya.
Pramono menjelaskan pembahasan rencana tersebut telah dimulai secara lebih rinci. Ia mengaku telah bertemu pimpinan LPDP untuk mendiskusikan skema program.
“Tiga hari yang lalu saya didampingi Bu Nana Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana menerima direktur atau yang paling tinggi di LPDP, Pak Dwi Larso. Kami sudah mulai berbicara lebih detail,” katanya.
Rencana peluncuran LPDP Jakarta sempat tertunda akibat pemotongan dana bagi hasil untuk Jakarta hingga Rp15 triliun. Namun, Pemprov DKI kini mengklaim telah menemukan solusi agar program tersebut dapat direalisasikan.
“Saya sudah sampaikan ke Bu Nana, kalau bisa tahun depan sekurang-kurangnya kita bisa memberangkatkan 100 orang LPDP,” ujar Pramono.
Program LPDP Jakarta nantinya akan dibuka secara adil, termasuk bagi tenaga pendidik yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Pramono juga mendorong agar dukungan pendidikan tidak hanya untuk jenjang sarjana, tetapi juga magister hingga doktoral.
Menurutnya, pendidikan merupakan kunci utama untuk mengubah masa depan seseorang dan memperbaiki kondisi masyarakat yang kurang beruntung.
Ia menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan melalui berbagai program, termasuk rencana pembentukan LPDP Jakarta.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Tria Dianti







