
Pantau - Operasi gabungan di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur menyita 455 botol minuman keras dalam razia selama bulan suci Ramadhan 2026.
Wakil Camat Duren Sawit Andri Priwitama Maila menyatakan, "Razia minuman keras di Jakarta Timur terus kami intensifkan. Dalam razia yang dilakukan di Kecamatan Duren Sawit saat Ramadhan ini berhasil disita sebanyak 455 botol Miras,".
Ratusan botol miras tersebut disita dari dua toko kelontong di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Malaka Jaya, dan Jalan Raya Pondok Kopi, Kelurahan Pondok Kopi.
Razia dilakukan untuk menciptakan situasi aman dan kondusif selama Ramadhan serta merespons laporan masyarakat terkait dugaan peredaran miras ilegal.
Andri menjelaskan, "Operasi gabungan semalam dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah Ramadhan, serta menjaga Jakarta Timur agar selalu kondusif,".
Libatkan 57 Personel Gabungan
Operasi melibatkan 57 personel gabungan dari unsur kecamatan, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Suku Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta TNI dan Polri.
Petugas menyisir lokasi yang dicurigai menjual miras tanpa izin dan memeriksa barang dagangan di toko-toko kelontong.
Dari hasil pemeriksaan ditemukan ratusan botol miras berbagai merek yang langsung diamankan untuk proses lebih lanjut.
Petugas juga memberikan pembinaan kepada pemilik usaha agar tidak lagi menjual minuman beralkohol tanpa izin resmi.
Andri menegaskan, "Kami akan terus menggelar operasi gabungan untuk menyisir peredaran miras di tempat lain yang belum terungkap,".
Lindungi Generasi Muda
Ia mengapresiasi peran aktif masyarakat yang memberikan informasi terkait warung atau toko yang menjual miras ilegal.
Razia miras disebut bukan sekadar penegakan aturan tetapi juga upaya melindungi generasi muda dari dampak negatif konsumsi alkohol.
Andri menegaskan, "Razia ini juga sebagai salah satu upaya melindungi remaja kita dari mengonsumsi miras yang dapat memicu perilaku negatif lainnya atau tindak kriminalitas,".
Melalui razia Ramadhan tersebut diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jakarta Timur tetap terjaga sehingga warga dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
- Penulis :
- Aditya Yohan







