
Pantau - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf menyatakan organisasi kemasyarakatan Islam dan para ulama akan mendapatkan ruang untuk berkontribusi dalam mendukung agenda pemerintah.
Pernyataan tersebut disampaikan Yahya Cholil Staquf yang akrab disapa Gus Yahya setelah menghadiri acara silaturahmi Presiden bersama para ulama dan pimpinan organisasi kemasyarakatan di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat.
Ia menyampaikan bahwa para pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam telah bersepakat untuk bekerja bersama dengan para pembantu Presiden melalui skema kerja sama yang akan dibangun.
Gus Yahya mengatakan "Ormas-ormas Islam dan para ulama juga akan mendapatkan ruangan untuk ikut berkontribusi di dalam mewujudkan berbagai macam agenda yang telah dicanangkan oleh pemerintah".
Menurutnya kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap berbagai program yang dijalankan pemerintah.
Ia juga menyampaikan bahwa organisasi kemasyarakatan Islam sepakat memberikan kepercayaan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjalankan tugas pemerintahan.
Selain itu ormas Islam juga memberikan kesempatan kepada Presiden untuk mewujudkan berbagai janji politik yang telah disampaikan kepada masyarakat.
Presiden Prabowo Gelar Buka Puasa Bersama Ulama
Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto menggelar kegiatan berbuka puasa bersama sejumlah tokoh ulama dan pimpinan organisasi Islam di Istana Merdeka Jakarta.
Dalam acara tersebut hadir Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Miftachul Akhyar.
Hadir pula Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Prof Haedar Nashir.
Selain itu hadir juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Anwar Iskandar.
Momen berbuka puasa bersama tersebut dibagikan melalui akun media sosial resmi Presiden Prabowo.
Momen Kebersamaan Tokoh Ulama di Istana Merdeka
Dalam unggahan tersebut terlihat Presiden Prabowo menikmati hidangan takjil dan kurma bersama para tokoh ulama.
Mereka duduk bersama di satu meja bundar kecil yang berada di salah satu sudut ruangan Istana Merdeka.
Presiden Prabowo duduk diapit oleh Ketua Umum Muhammadiyah Prof Haedar Nashir di sisi kanan.
Di sisi kiri Presiden Prabowo duduk Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Anwar Iskandar.
Sementara itu Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar duduk berhadapan langsung dengan Presiden Prabowo di meja yang sama.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari silaturahmi antara Presiden dengan para tokoh ulama dan pimpinan organisasi Islam di Indonesia.
- Penulis :
- Aditya Yohan








