Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Bayi Dibuang di Gerobak Nasi Uduk, Puskesmas Pasar Minggu Ungkap Kondisi Awal Ameera Ramadhani Saat Ditemukan

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Bayi Dibuang di Gerobak Nasi Uduk, Puskesmas Pasar Minggu Ungkap Kondisi Awal Ameera Ramadhani Saat Ditemukan
Foto: Penemuan bayi perempuan di dalam gerobak nasi uduk di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya, RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa 3/3/2026 (sumber: Polsek Pasar Minggu)

Pantau - Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta Selatan mengungkap kondisi awal bayi perempuan bernama Ameera Ramadhani yang ditemukan dibuang oleh kakaknya, Zidan, di dalam gerobak nasi uduk di Jalan Pejaten Raya RT 01 RW 02 Pasar Minggu pada Selasa sore, 3 Maret 2026.

Kepala Puskesmas Pasar Minggu Ma'mun Zaini mengatakan bayi tersebut langsung dibawa ke puskesmas setelah dievakuasi dari lokasi penemuan untuk mendapatkan penanganan medis.

Ia mengungkapkan, "Saat kami periksa awal, tali pusarnya memang belum puput (lepas). Kondisinya memang agak lemas karena berada di luar ruangan. Namun secara umum, normal."

Ma'mun menjelaskan berat badan bayi saat diperiksa berada dalam kondisi normal, yakni lebih dari sekitar 2,4 kilogram meski tubuhnya sempat terlihat agak lemas karena sebelumnya berada di luar ruangan.

Penanganan Medis di Puskesmas

Ma'mun mengatakan bayi tersebut langsung dirawat di ruang bersalin dengan menggunakan inkubator agar kondisinya tetap stabil.

Ia mengatakan, "Bayi langsung kami bawa ke puskesmas untuk dilakukan perawatan di ruang bersalin dengan menggunakan inkubator. Kondisinya saat itu terpantau baik, diperiksa oleh dokter, dan dilakukan pemeriksaan darah pada malam harinya."

Selama menjalani perawatan, kondisi bayi terus dipantau oleh tenaga medis di Puskesmas Pasar Minggu.

Bayi ditempatkan di dalam inkubator dan diberikan susu formula secara berkala setiap dua jam sekali.

Ma'mun mengungkapkan, "Tanggal 4 Maret diperiksa lagi, keadaan bayi baik. Terus, diobservasi di dalam inkubator dan diberikan susu formula per dua jam sekali. Bayi juga dimandikan dan dipakaikan pakaian serta perlengkapan bayi dari puskesmas. Alhamdulillah, kondisinya makin membaik dan sehat."

Puskesmas Pasar Minggu juga melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang meliputi pengecekan gula darah, golongan darah, serta tes penyakit seperti HIV, sifilis, dan hepatitis.

Diserahkan ke Dinas Sosial

Setelah dipastikan dalam kondisi sehat, bayi tersebut kemudian dijemput oleh petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) dari Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.

Ma'mun menjelaskan tim Dinas Sosial pertama kali datang ke Puskesmas Pasar Minggu pada 4 Maret 2026 sekitar pukul 12.00 WIB.

Ia menjelaskan, "Tim Dinas Sosial berkunjung ke Puskesmas pada tanggal 4 Maret, jam 12.00 WIB siang. Kemudian, pada tanggal 5 Maret, sekitar jam 13.00 WIB, bayi dijemput oleh petugas P3S Dinas Sosial. Kami sudah melakukan proses serah terima bayi tersebut."

Sebelumnya, bayi perempuan berusia sekitar dua hari ditemukan masih hidup di dalam gerobak nasi uduk pada Selasa, 3 Maret 2026 sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela mengatakan penemuan bayi tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian pada pukul 17.43 WIB.

Penulis :
Leon Weldrick