HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Agam Pasang Rambu Jalur Alternatif dan Peringatan untuk Antisipasi Arus Mudik Lebaran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkab Agam Pasang Rambu Jalur Alternatif dan Peringatan untuk Antisipasi Arus Mudik Lebaran
Foto: (Sumber : Petugas Dinas Perhubungan Agam sedang memasang rambu-rambu peringatan. ANTARA/HO-Dishub Agam..)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat memasang rambu-rambu petunjuk jalur alternatif dan rambu peringatan di sejumlah ruas jalan menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pemasangan rambu tersebut dilakukan untuk membantu para pengendara yang melintasi wilayah Agam selama periode mudik Lebaran.

Sekretaris Dinas Perhubungan Agam Apriwandi Arlius mengatakan, "Kita telah memasang rambu petunjuk dan peringatan di seluruh ruas jalan di Agam".

Ia menyampaikan bahwa rambu petunjuk jalan dipasang di jalur alternatif menuju Bukittinggi untuk mengurangi potensi kemacetan di daerah yang rawan macet.

Peringatan Daerah Rawan Longsor dan Jalan Terban

Selain rambu petunjuk jalur alternatif, Dishub Agam juga memasang berbagai rambu peringatan bagi para pengendara.

Rambu tersebut antara lain peringatan daerah rawan longsor, tanah terban, mendahului kendaraan dari bawah, serta berbagai rambu peringatan lainnya.

Rambu-rambu tersebut dipasang untuk memberitahukan kondisi jalan yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir tahun 2025.

Apriwandi mengatakan, "Kondisi jalan di Agam ada beberapa titik terban dampak bencana hidrometeorologi".

Langkah tersebut menjadi upaya preventif untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas selama periode libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Ia menambahkan, "Keselamatan pengendara adalah prioritas kami. Mari jadikan Idul Fitri 1447 Hijriah ini penuh kenangan indah tanpa ada kendala di jalan".

Jalur Sicincin-Malalak-Balingka Masih Ditutup

Apriwandi juga menjelaskan bahwa ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kota Padang menuju Bukittinggi melalui jalur Sicincin-Malalak-Balingka masih belum dapat dilalui kendaraan.

Penutupan jalur tersebut dilakukan berdasarkan rekomendasi dari PT Hutama Karya Infrastruktur sebagai pelaksana perbaikan jalan di lokasi tersebut.

Rekomendasi tersebut dikeluarkan karena kondisi tanah di lokasi tersebut masih labil, licin, dan sering terjadi longsor ketika hujan turun.

Penulis :
Ahmad Yusuf