Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Jalur Selatan Tasikmalaya–Cilacap Masih Lengang, Tawarkan Banyak Titik Singgah Menarik bagi Pemudik

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Jalur Selatan Tasikmalaya–Cilacap Masih Lengang, Tawarkan Banyak Titik Singgah Menarik bagi Pemudik
Foto: (Sumber : Pemudik sedang mengantre untuk melewati jembatan Cirahong, Ciamis, Jawa Barat pada Senin (16/3/2026). (ANTARA/Farika Nur Khotimah).)

Pantau - Jalur selatan Tasikmalaya menuju Cilacap masih relatif lengang menjelang Lebaran 2026 dan menawarkan banyak titik singgah menarik meski kondisi jalan bervariasi.

Perjalanan Panjang dengan Kondisi Jalan Beragam

Perjalanan dimulai dari Tasikmalaya pada Senin (16/3) pukul 10.00 WIB melalui jalur provinsi menuju Ciamis dengan kondisi jalan yang relatif mulus dan arus lalu lintas lancar.

Di perbatasan Tasikmalaya dan Ciamis, tepatnya di Jembatan Cirahong, terlihat antrean kendaraan terutama sepeda motor dari arah berlawanan meski belum terjadi kepadatan signifikan.

Perjalanan dilanjutkan menuju Banjar dengan kondisi jalan yang masih landai dan kendaraan dari luar daerah mulai terlihat menuju Jawa Tengah.

Memasuki wilayah menuju Cilacap, hujan deras dan jalan bergelombang membuat perjalanan menjadi lebih menantang hingga akhirnya rombongan memutuskan bermalam di Majenang.

Banyak Titik Singgah hingga Destinasi Wisata

Perjalanan kembali dilanjutkan keesokan hari dengan singgah di Masjid As-Shodiqin yang dikenal memiliki arsitektur unik dan fasilitas tambahan seperti danau buatan.

Selanjutnya perjalanan melalui jalur alternatif Sidareja menghadapi kondisi jalan berlubang dan berkelok yang membutuhkan kewaspadaan pengendara.

Setibanya di Cilacap, perjalanan berakhir di kawasan Teluk Penyu dan Benteng Pendem yang merupakan bangunan peninggalan Hindia Belanda.

Perjalanan ini ditempuh selama sekitar 26 jam dengan beberapa kali pemberhentian termasuk satu kali bermalam.

Informasi tambahan menunjukkan jalur selatan masih menyediakan banyak SPBU namun belum tersedia SPKLU, serta menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih tenang dibanding jalur utama.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Tria Dianti