
Pantau - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) harus dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kesiapan daerah dan kualitas pendidikan.
PJJ Tidak Bisa Diterapkan Secara Nasional
Lalu menyatakan ketimpangan infrastruktur digital di berbagai wilayah masih menjadi kendala utama jika PJJ diterapkan secara luas.
“Karena itu, penerapan PJJ sebaiknya dilakukan secara selektif, bukan secara nasional, dengan mempertimbangkan kesiapan masing-masing daerah,” ungkapnya.
Ia mengingatkan kebijakan tersebut berpotensi memperlebar kesenjangan pendidikan apabila tidak disertai kesiapan infrastruktur yang memadai.
DPR Ingatkan Kualitas Pendidikan Tetap Prioritas
Meski demikian, Lalu mengapresiasi upaya pemerintah dalam melakukan penghematan energi melalui opsi pembelajaran daring.
"Kami berharap upaya penghematan energi tetap dapat dilakukan tanpa mengorbankan kualitas pembelajaran di Indonesia," ujarnya.
Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah berupa akses internet, subsidi kuota, perangkat pembelajaran, serta pelatihan guru agar proses belajar tetap optimal.
Lalu juga mendorong evaluasi berkala terhadap kebijakan PJJ untuk memastikan tidak berdampak negatif terhadap mutu pendidikan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







