
Pantau - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai pengunduran diri Letjen TNI Yudi Abrimantyo dari jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI merupakan bentuk transparansi dan upaya menjaga kepercayaan publik pasca kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.
DPR Soroti Transparansi dan Akuntabilitas
Dave menyatakan langkah tersebut mencerminkan tanggung jawab moral dan institusional seorang pejabat publik dalam menjaga integritas.
"Kami juga melihat bahwa TNI telah mengambil langkah penyelidikan secara menyeluruh dan terbuka," ujarnya.
Ia menilai pengunduran diri itu sebagai bentuk pertanggungjawaban yang patut diapresiasi serta mencerminkan komitmen TNI terhadap profesionalisme.
Dorongan Evaluasi Kelembagaan
Meski demikian, Dave menegaskan bahwa pertanggungjawaban tidak hanya berhenti pada individu, tetapi juga harus menjadi momentum evaluasi kelembagaan.
Ia mengingatkan pentingnya mencegah kejadian serupa agar tidak kembali mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi pertahanan dan keamanan.
DPR juga mengajak semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta menjaga stabilitas nasional.
Sebelumnya, Mabes TNI menyatakan jabatan Kabais telah diserahkan sebagai bentuk pertanggungjawaban terkait pengusutan kasus tersebut.
"Jadi kami perlu sampaikan di sini, sebagai bentuk pertanggungjawaban hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais," kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah.
TNI hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







