Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BRIN Dorong Sinergi Riset Alutsista untuk Perkuat Teknologi dan Pertahanan Nasional

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BRIN Dorong Sinergi Riset Alutsista untuk Perkuat Teknologi dan Pertahanan Nasional
Foto: (Sumber : Tangkapan layar Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian dalam kegiatan pengukuhan profesor riset di Jakarta, Rabu (25/6/2025). ANTARA/Sean Filo Muhamad/Youtube BRIN.)

Pantau - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong sinergi riset alat utama sistem pertahanan (alutsista) guna meningkatkan penguasaan teknologi sebagai upaya memperkuat sistem pertahanan negara di tengah dinamika konflik global.

Peran Teknologi dalam Pertahanan Modern

Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian menegaskan bahwa kekuatan pertahanan masa depan tidak lagi ditentukan oleh jumlah alutsista, melainkan oleh keunggulan teknologi dan integrasi sistem.

"Perkembangan ini didorong oleh kemajuan teknologi, seperti kecerdasan buatan, sistem otonom, dan dominasi informasi yang menjadi penentu keunggulan strategis," ujarnya.

Ia menjelaskan karakter perang modern telah bergeser menjadi multi-domain operations yang mencakup darat, laut, udara, siber, hingga ruang angkasa.

Amarulla juga menyoroti penggunaan teknologi seperti rudal, drone, serta sistem anti-rudal dan anti-drone dalam konflik global sebagai faktor penentu hasil pertempuran.

Penguatan Riset dan Kemandirian Teknologi

Menurutnya, penguasaan teknologi pertahanan sangat bergantung pada pengembangan semikonduktor dan logam tanah jarang sebagai fondasi sistem persenjataan modern.

"Dalam konteks ini, BRIN siap berperan sebagai penghubung antara kebutuhan pertahanan dengan kapasitas riset nasional," katanya.

Ia menambahkan bahwa BRIN memiliki mandat strategis untuk mendukung penguasaan teknologi, termasuk teknologi militer sesuai regulasi yang berlaku.

"Negara yang mampu menguasai teknologi canggih akan memiliki daya tangkal yang lebih kuat serta kemampuan adaptasi yang tinggi dalam menghadapi berbagai spektrum ancaman," tutur Amarulla.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian pertahanan nasional melalui kolaborasi riset dan inovasi teknologi.

Penulis :
Aditya Yohan