Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Mendiktisaintek Tegaskan SMA Unggul Garuda Bukan Sekolah Eksklusif, Targetkan 30 Sekolah Bergabung 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Mendiktisaintek Tegaskan SMA Unggul Garuda Bukan Sekolah Eksklusif, Targetkan 30 Sekolah Bergabung 2026
Foto: (Sumber : Tangkapan layar - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam acara Launching dan Sosialisasi Pemilihan SMA Unggul Garuda Transformasi 2026 di Jakarta, Kamis (26/3/2026). ANTARA/Sean Filo Muhamad/Youtube Kemdiktisaintek.)

Pantau - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan program SMA Unggul Garuda tidak bertujuan menciptakan pendidikan eksklusif, melainkan memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif dan kolaboratif.

Konsep Inklusif dan Pusat Keunggulan

Brian menyatakan sekolah yang terpilih dalam program tersebut tidak boleh terpisah dari ekosistem pendidikan lainnya.

"Kami menyatakan dan mengingatkan bahwa terpilihnya sekolah bukan berarti menjadi eksklusif, bukan menjadikan kita kemudian terpisah dengan ekosistem SMA-SMA lainnya, bukan," ungkapnya.

Ia menjelaskan SMA Unggul Garuda Transformasi diharapkan menjadi pusat keunggulan atau hub yang mampu memberikan dampak bagi sekolah lain di sekitarnya.

Program ini juga dirancang agar siswa berbakat di luar sekolah tersebut tetap bisa merasakan manfaat melalui berbagai kegiatan dan program yang disediakan.

Target Nasional dan Kurikulum Berbasis STEM

Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan 30 sekolah terbaik bergabung dalam ekosistem SMA Unggul Garuda.

Program ini mengusung kurikulum berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dengan sistem asrama dan penguatan pra-universitas.

Brian menyebut program ini merupakan bagian dari visi nasional untuk mencetak talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat global.

"Tentu kami berharap SMA dan MA terbaik di Indonesia akan dapat menjadi bagian dari ekosistem SMA Unggul Garuda yang tumbuh dalam lingkungan kolaboratif, dan yang lebih penting adalah nantinya dapat lebih banyak lagi menghasilkan talenta-talenta unggul yang berdaya saing global," ujarnya.

Pemerintah menargetkan hingga 2029 terdapat 80 SMA Unggul Garuda Transformasi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Penulis :
Aditya Yohan