
Pantau - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono menyatakan perencanaan pembangunan kawasan serta pemindahan aparatur sipil negara (ASN) menjadi prioritas utama pada tahun 2026.
Basuki menyampaikan hal tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026).
“Untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara mencakup dua kegiatan prioritas, yaitu perencanaan pembangunan kawasan serta pembinaan ASN,” ungkapnya.
Pembangunan Kawasan dan Infrastruktur Jadi Fokus
Ia menjelaskan bahwa salah satu fokus utama adalah penataan ruang Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dengan target pembangunan mencapai 850 hingga 1.100 hektare.
Pembangunan juga mencakup gedung legislatif dan yudikatif serta hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Selain itu, pembangunan sarana pendukung seperti sistem air minum, pengelolaan limbah domestik, dan persampahan turut menjadi prioritas.
Aksesibilitas dan konektivitas kawasan juga diperkuat melalui pembangunan jalan, jaringan utilitas bawah tanah, serta layanan transportasi umum massal perkotaan.
Pemindahan ASN dan Penguatan Sistem Digital
Basuki menyebutkan jumlah ASN yang akan dipindahkan ke IKN pada 2026 berkisar antara 1.700 hingga 4.100 orang sesuai indikator RKP dan Renstra OIKN 2025–2029.
Pengembangan sistem pemerintahan berbasis smart city juga menjadi bagian penting melalui pembangunan ekosistem digital dan layanan perizinan.
Ia menambahkan bahwa prioritas lainnya mencakup pembangunan sosial, pengembangan superhub ekonomi, serta pengelolaan lingkungan.
“Meliputi pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan investasi, pengembangan superhub ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, perlindungan hutan dan sumber daya alam, penanggulangan bencana dan pengembangan kawasan pertanian berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan di IKN,” jelas Basuki.
Program tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan IKN sebagai pusat pemerintahan baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








