
Pantau - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Esther Sri Astuti mendorong pemerintah memperkuat kebijakan pengamanan perdagangan guna menjaga daya saing industri plastik nasional yang menghadapi tekanan akibat meningkatnya produk impor murah.
Impor Murah Tekan Industri Plastik Dalam Negeri
Esther menilai penguatan kebijakan pengamanan perdagangan diperlukan untuk menciptakan iklim usaha yang sehat, menjaga keberlanjutan investasi, serta mempertahankan penyerapan tenaga kerja di sektor industri plastik.
Ia menyebut tekanan terhadap industri plastik nasional telah terjadi pada sektor petrokimia hulu hingga petrokimia hilir akibat meningkatnya arus masuk produk impor murah dari sejumlah negara.
Menurut Esther, perlindungan terhadap industri dalam negeri penting agar sektor plastik nasional memiliki ruang untuk berkembang, meningkatkan kapasitas produksi, dan mempertahankan kontribusi terhadap perekonomian nasional.
Esther juga menyoroti keberlangsungan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang dinilai menghadapi risiko akibat persaingan dengan produk impor berharga rendah.
"Produk jadi dari luar negeri yang masuk dengan harga sangat murah, bahkan dicurigai ilegal atau dijual di bawah biaya produksi, mematikan pangsa pasar UKM lokal," kata Esther.
Pemerintah Diminta Perhatikan Dugaan Impor Ilegal
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal mengatakan industri plastik menjadi salah satu sektor yang membutuhkan perhatian pemerintah karena menghadapi lonjakan impor murah.
Faisal menilai peningkatan dugaan impor ilegal perlu menjadi perhatian bersama karena dapat berdampak terhadap daya saing industri domestik, kemampuan produsen dalam negeri untuk bersaing, serta penerimaan negara.
Menurut Faisal, produk impor yang masuk tanpa memenuhi kewajiban perdagangan dapat memberikan tekanan besar terhadap produsen plastik nasional.
Penguatan kebijakan perdagangan diharapkan dapat menjaga keberlanjutan industri plastik sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang di tengah persaingan global.
- Penulis :
- Arian Mesa





