HOME  ⁄  Ekonomi

Festival Rakyat dan Nobar Piala Dunia 2026 Dongkrak Penjualan UMKM di Pekanbaru

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Festival Rakyat dan Nobar Piala Dunia 2026 Dongkrak Penjualan UMKM di Pekanbaru
Foto: (Sumber :Deretan tenda UMKM yang meramaikan Festival Rakyat dan Nobar Piala Dunia 2026 di depan Rumah Dinas Wali Kota Pekanbaru. ANTARA/Annisa Firdausi.)

Pantau - Festival Rakyat dan Nonton Bareng Piala Dunia 2026 yang digelar Komando Daerah Militer XIX/Tuanku Tambusai berhasil mendongkrak penjualan sekitar 40 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru, Riau, melalui bazar tanpa biaya sewa stan maupun listrik.

Pelaku UMKM Rasakan Kenaikan Penjualan

Salah seorang pelaku UMKM, Bella, mengaku bazar gratis yang digelar di depan Rumah Dinas Wali Kota Pekanbaru memberikan manfaat nyata karena tidak membebani biaya operasional.

Ia mengungkapkan, "Kita bersyukur sekali diadakan bazar gratis ini karena tidak dipungut biaya untuk listrik dan tempat sudah sangat membantu sekali. Pendapatan matcha dan chicken semalam ada Rp300-400 ribu, lumayan lah."

Pelaku UMKM lainnya, Evi, pemilik Dimsum Ummi, juga menyampaikan antusiasmenya setelah memperoleh kesempatan mengikuti festival tersebut.

Ia mengungkapkan, "Alhamdulillah hari pertama mendapatkan omzet yang cukup. Terlebih lagi pesanan kopi hitam karena bapak-bapak yang ikut nonton Piala Dunia banyak memesan itu.”

Evi menambahkan seluruh kebutuhan penjualan, mulai dari tenda, listrik, hingga lampu, telah difasilitasi oleh penyelenggara.

Ia mengungkapkan, "Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami UMKM. Kami merasa benar-benar didukung.”

Festival Berlangsung Hingga Final Piala Dunia

Evi menyatakan akan terus berjualan hingga pelaksanaan laga final Piala Dunia 2026.

Panglima Kodam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo mengatakan Festival Rakyat 2026 akan berlangsung hingga 20 Juli 2026.

Ia mengungkapkan, "Hari ini kita bergembira bersama masyarakat dalam Festival Rakyat 2026 sekaligus nonton bola gembira bersama untuk menghibur seluruh masyarakat Pekanbaru."

Penulis :
Ahmad Yusuf