
Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Barat melaksanakan relokasi tahap kedua bagi 128 Kepala Keluarga atau 606 jiwa terdampak pembukaan lahan pemakaman baru di Kelurahan Pegadungan dan Kamal, Kecamatan Kalideres, pada Senin, 30 Maret 2026.
Relokasi ini merupakan bagian dari upaya pengembalian fungsi lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai pemakaman umum.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan, "Pada hari ini, kita melaksanakan relokasi tahap kedua bagi warga terdampak, yang sebelumnya telah melalui proses pendataan, sosialisasi, dan musyawarah".
Sebanyak 103 KK yang direlokasi berasal dari Kelurahan Kamal dan 25 KK dari Kelurahan Pegadungan.
Dari total tersebut, 17 KK dipindahkan ke rumah susun sewa, sementara 111 KK lainnya memilih relokasi secara mandiri.
Penempatan Warga di Rusunawa
Pemerintah menempatkan warga di sejumlah rusunawa, yakni Rusunawa PIK Pegadungan, Rusunawa Pesakih, Rusunawa Tegal Alur, Rusunawa Rawa Buaya, dan Rusunawa Nagrak.
Iin Mutmainnah menyatakan, "Kami berharap dengan penempatan di rumah susun ini, Bapak dan Ibu dapat menikmati lingkungan hunian yang lebih baik, dengan akses yang lebih mudah terhadap fasilitas umum, seperti pendidikan, kesehatan, dan transportasi".
Relokasi ini diharapkan memberikan kualitas hunian yang lebih layak sekaligus mendukung akses warga terhadap layanan publik.
Kebutuhan Lahan Makam Meningkat
Lahan seluas 65 hektare di Pegadungan dan Kamal akan dimanfaatkan sebagai lokasi pemakaman baru guna memenuhi kebutuhan lahan makam di Jakarta.
Keterbatasan lahan pemakaman menjadi alasan utama dilakukannya pembukaan area baru tersebut.
Saat ini, TPU Tegal Alur di Kalideres menjadi satu-satunya tempat pemakaman umum di Jakarta Barat yang masih dapat menerima pemakaman baru.
Data per akhir September 2025 menunjukkan TPU Tegal Alur memiliki 1.314 petak makam siap pakai yang terdiri dari 1.250 petak di blok Islam dan 64 petak di blok Kristen.
Sementara itu, tempat pemakaman umum lainnya di Jakarta Barat telah menerapkan sistem makam tumpang akibat keterbatasan lahan.
- Penulis :
- Leon Weldrick








