Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kodam Udayana Mulai Bangun 24 Jembatan Garuda untuk Percepat Akses Wilayah Pelosok

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kodam Udayana Mulai Bangun 24 Jembatan Garuda untuk Percepat Akses Wilayah Pelosok
Foto: (Sumber : Pembangunan jembatan Garuda di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Senin (30/3/2026). ANTARA/HO-Penerangan Kodam Udayana..)

Pantau - Kodam IX/Udayana memulai pembangunan 24 Jembatan Garuda di wilayah Bali, NTB, dan NTT guna mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pelosok, dengan titik awal di Kabupaten Buleleng, Bali.

Pembangunan Dimulai dari Buleleng

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Senin (30/3).

Program ini merupakan bagian dari tahap III dan IV pembangunan 376 jembatan secara nasional yang digagas TNI Angkatan Darat.

Sebanyak 24 jembatan gantung akan dibangun di wilayah Kodam IX/Udayana, terdiri dari 12 titik di NTT, 9 titik di NTB, dan 3 titik di Bali.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyebut jembatan di Desa Lokapaksa sangat vital karena menghubungkan Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit serta menjadi akses utama menuju SD 5 Ringdikit.

Ia mengatakan, "Pemerintah Kabupaten Buleleng menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI atas realisasi pembangunan tersebut."

Dukungan Infrastruktur dan Manfaat Sosial

Pembangunan dilakukan secara kolaboratif oleh TNI AD melalui Kodim 1609/Buleleng dengan harapan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman menegaskan jembatan tidak hanya berfungsi sebagai penghubung wilayah, tetapi juga mendukung akses pendidikan dan aktivitas ekonomi.

Ia mengungkapkan, "Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk komitmen TNI AD membantu pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur."

Program ini juga mendukung pemerataan pembangunan sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong.

Sebagai tambahan, kegiatan peletakan batu pertama turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan 25 paket sembako kepada masyarakat setempat.

Penulis :
Aditya Yohan